DPDRI

Dr. Oesman Sapta

Ketua

Dr. Oesman Sapta lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950 merupakan seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Oesman lahir dari... Profile Lengkap

Dr. Oesman Sapta

Ketua

Dr. Oesman Sapta lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950 merupakan seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Oesman lahir dari pasangan Odang (ayah) asal Palopo, Sulawesi Selatan dan Asnah Hamid (ibu) asal Sulit Air, Solok, Sumatera Barat. Ia merupakan pemilik konglomerasi OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, dan perhotelan.

Oesman Sapta merupakan pendiri Partai Persatuan Daerah dan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2010. Untuk menunjang pariwisata di kampung halamannya yang sulit air, ia membangun rumah gadang sebagai obyek wisata dan tempat informasi.

Berikut ini merupakan beberapa jabatan organisasi yang pernah diembannya yaitu :
1. Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tahun 2010-Sekarang;
2. Ketua Umum Asosiasi Koperasi Kelapa Indonesia tahun 2002-Sekarang;
3. Ketua Umum Pengurus Pusat KKI periode tahun 2002 - 2011;
4. Ketua Umum DPP Partai Persatuan Daerah periode tahun 2002-2004;
5. Ketua Kadin Daerah Provinsi Kalimantan Barat periode tahun 1998-2004.

Oesman Sapta terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Kalimantan Barat dengan perolehan suara sebesar 188.528 suara, saat ini selain sebagai senator, Oesman Sapta juga merupakan Wakil Ketua MPR periode tahun 2014 – 2019, sebelumnya Oesman Sapta juga pernah menjabat sebagai Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah Kalimantan Barat periode tahun 1999 – 2004, Ketua Fraksi Utusan Daerah Persiapan MPR – RI periode tahun 2001 – 2002, Ketua Fraksi Utusan Daerah MPR RI periode tahun 2001-2002, serta Wakil Ketua MPR RI periode tahun 2002-2004.

Total Suara : 188528

12 Oktober 2014

Dr. Nono Sampono, M.Si

Wakil Ketua

Dr. Nono Sampono, M.Si. lahir di Bangkalan, Madura pada tanggal 1 Maret 1953 merupakan seorang tokoh militer Indonesia dan juga... Profile Lengkap

Dr. Nono Sampono, M.Si

Wakil Ketua

Dr. Nono Sampono, M.Si. lahir di Bangkalan, Madura pada tanggal 1 Maret 1953 merupakan seorang tokoh militer Indonesia dan juga mantan Kepala Basarnas Indonesia.

Pada tahun 1972, Nono bergabung dengan Akademi Angkatan Laut. Seiring dengan berjalannya waktu, karir Nono dalam dunia militer terus menanjak, sejumlah posisi strategis sempat dia jabat, seperti ketika dia dianugerahi pangkat Jenderal bintang tiga TNI Angkatan Laut.

Selain menjadi jenderal berbintang tiga, Nono dipercaya untuk memegang sejumlah jabatan penting lainnya seperti Komandan Paspampres, Gubernur AAL dan Komandan Jenderal Akademi TNI. Nono juga pernah menjadi anggota pasukan Danpaspampres di era kepemimpinan presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Tahun 2010, Nono dilantik oleh Menteri Perhubungan sebagai Kepala Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) menggantikan pejabat sebelumnya Wardjoko. Nono terpilih menjadi anggota DPD RI mewakili Provinsi Bengkulu periode tahun 2014 -2019 setelah berhasil mendapatkan 65.189 suara.

Total Suara : 65189

08 Oktober 2014

Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis

Wakil Ketua

Terpilih kembali sebagai Senator pada periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis berhasil mengantongi... Profile Lengkap

Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis

Wakil Ketua

Terpilih kembali sebagai Senator pada periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis berhasil mengantongi 622.168 suara. Lahir di Binjai, 6 Mei 1951 silam sosok Darmayanti Lubis tak lepas dari misinya yaitu penguatan lembaga DPD RI dalam ketatanegaraan sehingga peran dan fungsinya dapat lebih kuat dan bermartabat.

Menurut Darmayanti Lubis, memang setelah hampir 10 tahun keberadaan DPD RI belum dikenal oleh masyarakat. DPD belum membumi seperti DPR RI. Sementara, DPD juga sama sebagai anggota parlemen. “Memang tidak mudah mensosialisasikan DPD, karena belum membumi seperti DPR RI. Padahal sama-sama anggota parlemen,” katanya.

Darmayanti menambahkan, konstitusi tidak memberikan kewenangan yang cukup buat DPD. Ada keterbatasan dalam lingkup daerah, sehingga sulit untuk menyetarakan DPD dengan DPR RI, yang sama-sama mempunyai fungsi pengawasan.”Jadi inilah yang membuat DPD, belum banyak dikenal masyarakat luas. Tapi kalau DPD diberikan fungsi yang sama, paling tidak DPD punya legislasi yang dapat menampung aspirasi daerah. Dan harus ada UU yang memayunginya,” jelas Darmayanti Lubis.

Total Suara : 622168

11 Oktober 2014

H. Fachrul Razi M.I.P

Aceh
H. Fachrul Razi M.I.P

Aceh

Lahir di Langsa, Aceh 6 Juni 1980, Fachrul Razi merupakan politisi yang memiliki tekad untuk memajukan Aceh. Sebelum memasuki kancah perpolitikan Indonesia, Master jebolan Universitas Indonesia ini telah banyak berkiprah untuk daerahnya, seperti terlibat dalam gerakan Pramuka untuk menangani tanggap darurat saat gempa Gayo. Aksi yang digalang tanpa membedakan suku dan lokasi, Fachrul bergerak menerobos keisolasian Ketol untuk mengirimkan bantuan kepada para korban.

Fachrul sebelum menjadi Senator dengan total suara pemilih sebanyak 345.915 orang ini telah aktif sebagai kader Partai Aceh dan sangat memahami Aceh diantaranya MoU Helsinki yang menjadi pedoman dirinya dalam membangun Aceh kedepan, dengan 3 Senator lainnya dari Aceh, Fachrul berharap setiap aspirasi yang datang dari Aceh dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah pusat sehingga dapat menjadi provinsi yang berkembang dan maju.

Total Suara : 345915

06 Oktober 2014

Drs. H.Ghazali Abbas Adan

Aceh
Drs. H.Ghazali Abbas Adan

Aceh

Drs.Tgk.H.Ghazali Abbas Adan adalah seorang politikus handal Aceh dan pernah 2 periode duduk sebagai wakil rakyat Aceh di DPR RI. Pria kelahiran Pidie 15 Oktober 1951 menjadi Senator setelah pada pemilihan umum 2014 lalu mengantongi 144.505 suara di Provinsi Aceh.

Sebagai politisi Ghazali Abbas mempunyai misi untuk memajukan Aceh, hal tersebut tertuang dalam bukunya dengan judul Konsistensi Ghazali Abbas Adan untuk hak asasi manusia, demokrasi dan "Kemerdekaan" Aceh. Senator yang telah dikaruaniai 5 orang anak ini merupakan sosok yang kritis, dia tak segan memberikan kritik kepada siapa saja baik di Aceh maupun di Jakarta.

“Prinsip hidup saya itu seperti dalam sebuah hadist Rasulullah, khairukum anfa’uhum linnas. Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” kata Ghazali. Terhadap resiko yang muncul dari pernyataannya, ia mengaku tak pernah risau dan tak pernah memikirkannya.

Total Suara : 144505

06 Oktober 2014

Sudirman

Aceh
Sudirman

Aceh

Lolos ke Senayan dengan perolehan suara 136.964, Sudirman yang sebelumnya dikenal sebagai komedian asal Aceh dengan nama Haji Uma ini menegaskan tentang nasionalisme di Aceh, oleh sebab itu pria yang lahir di Puntuet, 10 November 1974 silam ini berharap bahwa sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara merupakan upaya menumbuhkembangkan semangat nasionalisme. Dengan tingginya semangat nasionalisme ini, maka kecintaan terhadap Bangsa Indonesia semakin meningkat.

"Dengan tumbuhnya rasa nasionalisme, maka turut tumbuh pula semangat persatuan dan wawasan nusantara, sehingga ikut merasa memiliki satu sama lain," kata Sudirman.

Indonesia, kata dia, merupakan bangsa yang besar dan memiliki perbedaan keberagaman. Nasionalisme inilah menjadi perekat keberagaman dan perbedaan tersebut.

Total Suara : 136964

06 Oktober 2014

Rafli

Aceh
Rafli

Aceh

Sebelum menggeluti dunia politik dengan terjun sebagai Senator mewakili Provinsi Aceh, Rafli adalah sosok yang mencintai seni dan sebagai seorang seniman, Rafli acap kali memasukan unsur budaya dalam setiap lagunya. Lahir di Aceh Selatan, 1 Agustus 1967, Rafli lolos ke Senayan dengan mengantongi 134.509 suara.

Menurutnya, bernyanyi dan menciptakan lagu sebagai usaha menjaga budaya, khususnya dalam konteks Aceh. Budaya baginya merupakan hal yang penting sebagai suatu instrumen dalam perubahan secara daerah.

Pendekatan budaya baginya dapat memunculkan hal yang disebut Rafly dengan Rekonsiliasi Batin. Rekonsiliasi Batin menurutnya, akan membuat semua dimensi dapat berfikir jernih dan komprehensif. Kini setelah menjadi Senator, Rafli berharap dapat lebih berkontribusi dalam memajukan Aceh dari berbagai aspek termasuk budayanya.

Total Suara : 134509

06 Oktober 2014

Gede Pasek Suardika S.H., M.H.

Bali
Gede Pasek Suardika S.H., M.H.

Bali

Gede Pasek Suardika merupakan putra dari Kapten Purn (Pol) I Komang Alit. Dia dikenal secara luas berkat pekerjaannya sebagai advokat, aktivitasnya di organisasi dan LSM, serta tak luput dari garis keturunan keluarganya yang banyak dihormati di sekitar masyarakat Bali.

Memulai karir di bidang jurnalistik, pria kelahiran Singaraja, 21 Juli 1969 ini kemudian melanjutkan karirnya sebagai advokat kenamaan. Banyak kasus yang berhasil diselesaikan oleh pria yang akrab disapa Pasek ini berkat sikapnya yang berani, kritis, dan sering melawan arus. Di dunia hukum, karirnya begitu cemerlang, hingga membuat namanya banyak diperbincangkan. Ia dikenal sebagai konsultan pilkada di Bali yang banyak menorehkan sukses bagi kepala daerah yang mencalonkan diri.

Jauh sebelum namanya dikenal di dunia hukum, Pasek merupakan aktivis yang malang melintang di berbagai organisasi. Kemampuannya dalam beropini dan menganalisa rupanya mampu membawa lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini duduk sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dari fraksi Demokrat. Tak hanya sekedar duduk, ia juga merupakan ketua DPP Partai Demokrat departemen Pemuda dan Olahraga tahun 2010-2015.

Pemilu legislatif tahun 2014 merupakan titik navigasi baru bagi pria yang pernah menjadi pemenang piagam Penghargaan dari Kepolisian Daerah Bali atas partisipasi sebagai pengawas external dalam proses penerimaan calon Taruna AKPOL dan BINTARA Polri TA tersebut dengan menjadi seorang senator dengan mengantongi 132.887 suara.

Total Suara : 132887

08 Oktober 2014

AA. Ngr. Oka Ratmadi S.H.

Bali
AA. Ngr. Oka Ratmadi S.H.

Bali

AA. Ngr. Oka Ratmadi, SH merupakan salah satu putra terbaik Bali, lelaki kelahiran Denpasar 2 November 1945 ini pernah menduduki jabatan sebagai Bupati Badung. Selain itu dalam perpolitikan Indonesia Oka Ratmadi memiliki segudang pengalaman di Partai Indonesia Perjuangan (PDI), diantarnya menjadi ketua DPRD Bali periode 2009-2014.

Oka Ratmadi yang juga dikenal dengan sebutan Cok Rat menjadi senator di pemilu legislatif tahun 2014 setelah mengantongi perolehan suara sah sebesar 150.288 suara.

Total Suara : 150288

08 Oktober 2014

I Kadek Arimbawa

Bali
I Kadek Arimbawa

Bali

Diantara empat anggota DPD RI asal Bali periode 2014-2019, seniman I Kadek Arimbawa alias Lolak menjadi satu-satunya petahana yang berhasil terpilih untuk kedua kalinya.

Keberhasilan Lolak cukup luar biasa karena dia berhasil mendapatkan 161.607 suara dan menempatkannya sebagai peraih suara terbanyak kedua. Padahal, Lolak mengaku tidak membentuk tim sukses dan mempraktikkan politik uang.

Siapakah Kadek Arimbawa? Pria kelahiran Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung 31 Desember 1976 ini awalnya diragukan mampu menjadi DPD mewakili Bali.

Pasalnya, ayah tiga orang putra dan putri itu dikenal sebagai seniman bondres, yakni kesenian tradisional di Bali yang menampilkan tokoh-tokoh lucu menggunakan topeng dengan pakaian tradisional Bali.

Dia sering tampil di panggung pedesaan, dan siaran televisi lokal dengan menyuguhkan humor lokal. Selain itu, penampilannya unik dengan gaya rambut disisir ke atas dengan warna keemasan, dan pakaian mirip anak punk.

Karirnya sebagai pelawak dimulai saat bergabung dalam Paguyuban Lawak Bali. Suami dari penyanyi lagu pop Bali, Ni Made Suastini atau Dek Ulik itu juga sempat mengelola rumah rekaman dan penyewaan sound system.

Kunci keberhasilan Lolak mendapatkan simpati masyarakat, karena dia sering tampil secara gratis untuk acara penggalian dana bagi pembangunan banjar, dan pura desa. Panitia akan mendapatkan dana dengan menarik tiket masuk kepada setiap warga yang datang menonton.

Total Suara : 161607

08 Oktober 2014

Dr. SHRI I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S.

Bali
Dr. SHRI I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S.

Bali

“Saya mungkin orang yang paling beruntung, karena bisa langsung bertemu dengan sosok Wedakarna. Dan bangga memiliki sosok tokoh hebat muda,” kata salah satu mahasiswi dengan nada gugup. Ia adalah salah satu peserta yang hadir dari sekian undangan di sebuah sarasehan tentang Ketahanan Ekonomi Bali.

Pada sarasehan tersebut banyak mengupas mengenai sendi ekonomi masyarakat Bali yang terpuruk jauh, dan harus kalah dengan para pendatang dengan “angkuhnya” memonopoli lahan dan bidang ekonomi. Pada sesi tersebut, Arya Wedakarna mendapatkan kesempatan memberikan pandangan terhadap realitas tersebut diatas.

Arya Wedakarna atau lengkapnya Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, seringkali menjadi hot isu dikalangan pemerhati, pengamat, akdemisi, lembaga keumatatan, mahasiswa hingga pelajar. Arya yang lahir di Denpasar, 23 Agustus 1980, terpilih menjadi Senator mewakili Provinsi Bali dengan mengantongi 178.934 suara.

Total Suara : 178934

08 Oktober 2014

Bahar Buasan (Bong Tjhai Bun), ST

Bangka Belitung
Bahar Buasan (Bong Tjhai Bun), ST

Bangka Belitung

Presiden Direktur PT Harlie Travelindo adalah wakil dari daerah Bangka Belitung yang menjadi Anggota DPD RI. Bahar Buasan aktif dalam berbagai organisasi diantaranya Anggota Bulu Perindu (Kumpulan Orang-orang Bangka di Bandung), Anggota IMA Babel ( Ikatan Masyarakat Bangka Belitung), Anggota Felia Golf Club, Anggota Lions Club Sangkuriang dan sebagai Ketua Umum Asosiasi Manajemen Indonesia Bandung.

Total Suara : 21700

29 November 2012

Tellie Gozelie, S.E.

Bangka Belitung
Tellie Gozelie, S.E.

Bangka Belitung

Tellie lahir di Tanjungpandan, tanggal 10 Desember 1970 merupakan Senator DPD RI perwakilan Provinsi Bangka Belitung periode tahun 2009-2014 dan tahun 2014-2019 setelah berhasil mendapatkan suara sebesar 51.552 suara.

Tellie dikenal sebagai seorang Wiraswasta yang aktif di beberapa organisasi seperti PSMT Pusat sebagai Penasehat, INTI Pusat sebagai Penasehat, dan KONI Kabupaten Belitung sebagai Penasehat.

Total Suara : 51552

12 Oktober 2014

Herry Erfian S.T.

Bangka Belitung
Herry Erfian S.T.

Bangka Belitung

Kepulauan Bangka Belitung pernah menjadi jajahan Inggris tahun 1812 dan disebut sebagai “Duke of Island”. Penduduknya disebut orang Melayu Bangka-Belitung. Perekonomian di Provinsi ini ditopang oleh sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian. Dan seperti halnya daerah lain, royalty yang diterima dari pemerintah pusat dalam bentuk DAU dan DAK sangat sedikit sehingga menjadi bahan “perjuangan” bagi Senator Herry Erfian, ST, yang tergabung dalam Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

“Saya akan ikut memperjuangkan UU di komite 4 ini.” Kata Senator Herry Erfian yang lahir di Pangkalpinang, 15 Februari 1968 ketia diwawancara di ruang kerjanya, saat rehat untuk mengikuti sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR RI. Dan berdasarkan pembagian kerja untuk Senator dari tiap propinsi, Senator Herry Erfian mendapat amanah untuk mengemban tugas di Komite IV. Bidang tugas di Komite IV ini akan banyak berinteraksi dengan pemda dan dinas terkait, utamanya Dipenda dan Bappeda. Di Komite IV DPD RI ini, para Senator memperjuangkan peningkatan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta penambahan anggaran pembangunan di daerah.

Senator Herry Erfian adalah staf ahli anggota DPD RI sebelumnya, dan terpilih dalam pemilu legislatif 2014 menjadi Senator Indonesia masa bakti 2014-2019.

Total Suara : 63318

12 Oktober 2014

Drs. H. A. Hudarni Rani S.H.

Bangka Belitung
Drs. H. A. Hudarni Rani S.H.

Bangka Belitung

Drs. H. Ahmad Hudarni Rani memulai kariernya sebagai Guru SDN IV Sungailiat Pada Tahun 1967 hingga tahun 1968, sebelum bekerja di PT.Timah, mulai dari karyawan biasa hingga menjadi Staf Direksi pada tahun 1993. Karier politiknya dimulai setelah Hudarni Rani melibatkan diri dalam organisasi seperti Pemuda Muhammadiyah, AMPI, Wirakarya Indonesia, SOKSI, KNPI, PERSAHI, PERCASI, dan Golkar.

Lahir di Sungailiat, 20 November 1950, Hudarni Rani lolos ke Senayan sebagai Anggota DPD RI/Senator mewakili provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2014-2019 dengan perolehan suara 85.877. Hudarni Rani yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini mencurahkan pemikirannya terhadap otonomi daerah dan pemilihan langsung, menurutnya penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota dapat dilakukan secara serentak tapi perprovinsi dan untuk mengakomodasi poenyelenggaraan pemilihan yang serentak di seluruh provinsi butuh pertimbangan yang matang.

Total Suara : 85877

12 Oktober 2014

Andiara Aprilia Hikmat

Banten
Andiara Aprilia Hikmat

Banten

Pernah duduki jabatan wakil ketua Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2012, Putri dari Ratu Atut Chosiyah, Andiara Aprilia Hikmat juga pernah aktif di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sebagai Kepala Pemberdayaan dan Pendidikan di Tahun 2011.

Lahir di Bandung, 22 April 1987, Aprilia Hikmat terpilih menjadi Senator dari Provinsi Banten dengan mengantongi 904.421 suara. Ibu dari 2 orang anak ini juga pernah menjadi Direktur Utama Ratu Hotel tahun 2009.

Total Suara : 904421

12 Oktober 2014

H. Ahmad Subadri, S.Pd.I.

Banten
H. Ahmad Subadri, S.Pd.I.

Banten

H. Ahmad Subadri, S,Pd.I lahir di Tangerang, tanggal 09 Juli 1973 merupakan seorang politisi muda yang memiliki kepedulian tinggi dalam permasalahan sosial terutama di Provinsi Banten.

Sebelum terpilih sebagai Senator Provinsi Banten dengan perolehan suara sebesar 46.1496 suara, Ahmad Subadri pernah bekerja sebagai seorang PNS di Kabupaten Tangerang.

Ketertarikannya dengan dunia politik membuatnya berputar haluan. Perkenalannya dengan dunia politik dimulai saat dia masuk ke dalam organisasi KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) di Kabupaten Tangerang, yang mengantarkannya menjadi ketua dari organisasi tersebut, selain sebagai Ketua KNPI, Ahmad Subadri pernah terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang.

Total Suara : 461496

12 Oktober 2014

K.H. Ahmad Sadeli Karim Lc.

Banten
K.H. Ahmad Sadeli Karim Lc.

Banten

KH. Ahmad Sadeli Karim, L.C. lahir di Pandeglang pada tanggal 14 Juli 1953. Dengan perolehan suara sebesar 434.799, Ahmad Sadeli Karim terpilih sebagai anggota DPD RI provinsi Banten.

Pengalaman organisasi Ahmad Sadeli yaitu Ketua Umum PB Mathlaul Anwar, Anggota Majelis Syuro PKS, Anggota FPKS DPRD Banten tahun 2004-2009, Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor (sekolah TK-SMAIT), Anggota Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al-Izzah Serang, Salah seorang pendiri Asia Pacific for Palestine, Penasihat Majelis Ulama Indonesia Banten.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, K. H Ahmad Sadeli Karim pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten tahun 2004 – 2009.

Total Suara : 434799

12 Oktober 2014

Drs. Habib Ali Alwi

Banten
Drs. Habib Ali Alwi

Banten

Drs. Habib Ali Alwi lahir di Ambon, tanggal 02 September 1967 dan merupakan senator yang mewakili Provinsi Banten dengan perolehan suara sebesar 396.933 suara.

Lulusan IAIN Syarif Hidayatullah ini sangat aktif diberbagai organisasi, sebagai berikut Senat Mahasiswa IAIN Syarif Hidayatullah tahun 1988 – 1990, HMI Ciputat periode tahun 1986 – 1991, Ketua Forum Ulama Habaib Banten, Pengurus Multaqol Ulama Indonesia.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Habib Ali Alwi merupakan anggota DPRD untuk Kabupaten Tangerang periode 1999 – 2004, Anggota DPRD Provinsi Banten periode tahun 2004 – 2009, Anggota DPRD Provinsi Banten periode tahun 2004 – 2009.

Total Suara : 396933

12 Oktober 2014

H. Ahmad Kanedi SH., MH.

Bengkulu
H. Ahmad Kanedi SH., MH.

Bengkulu

H. Ahmad Kanedi, SH., MH. Lahir di Bengkulu, tanggal 24 Desember 1961. Lulusan Pasca Sarjana Hukum UNIB ini merupakan seorang ahli hukum dan politisi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bengkulu periode tahun 2007 – 2012 dan juga merupakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode tahun 1999 – 2002.

Pria yang berhasil mengumpulkan suara sebesar 150.074 dan terpilih sebagai anggota DPD RI wakil Provinsi Bengkulu tahun 2014 – 2019 ini mendapatkan berbagai penghargaan atas kontribusinya yang besar di bidang sosio ekonomi, diantaranya :
1. Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM;
2. Penghargaan Peningkatan Ketahanan Pangan oleh Presiden Republik Indonesia tahun 2012;
3. Pembinaan OVOP (One Village One Product) Terbaik Nasional oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Tahun 2012;
4. Penghargaan ATILAH dalam bidang pengembangan Pendidikan Kantin Kejujuran di sekolah – sekolah oleh Kepala Kejaksaan Agung RI tahun 2011;
5. Penghargaan Kebijakan tentang Perlindungan Anak oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2011;
6. Satya Lencana Keluarga Berencana oleh Kepala BKKBN Pusat tahun 2010.

Total Suara : 150074

12 Oktober 2014

Dra. Hj. Eni Khairani, M.Si.

Bengkulu
Dra. Hj. Eni Khairani, M.Si.

Bengkulu

Dra. Hj. Eni Khairani, M.Si. lahir di Bengkulu tanggal 28 Desember 1969 merupakan Senator wakil Provinsi Bengkulu dengan perolehan suara sebesar 108.521 suara.

Lulusan Pasca Sarjana Universitas Padjajaran Bandung ini selain bergabung dengan DPD RI merupakan Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Beberapa organisasi yang pernah diikutinya yaitu Senat Mahasiswa FAI-UMS Kabid Penalaran tahun 1989-1990, Komisariat IMM FAI-UMS Ketua Immawati tahun 1990-1991, DPD IMM Jawa Tengah Ketua Immawati tahun 1991-1993.

Total Suara : 108521

12 Oktober 2014

Riri Damayanti S.Psi.

Bengkulu
Riri Damayanti S.Psi.

Bengkulu

Riri Damayanti merupakan anggota DPD RI yang usianya paling muda. Riri yang lahir di Bengkulu, tanggal 4 Februari 1990 merupakan Senator asal Bengkulu periode tahun 2014- 2019 yang berhasil memperoleh 87.541 suara. Keterlibatannya dalam bidang politik sudah dijalaninya sejak umur 18 tahun, yaitu saat membantu ibunya yang merupakan seorang politisi, Hj. Leni Haryati, SE,MM, anggota DPRD Bengkulu periode tahun 2009-2014.

Lulusan Fakultas Psikologi UI tahun 2013 ini tergabung didalam beberapa organisasi sebagai berikut: Barescue Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Bengkulu, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Bengkulu, Bengkulu Hijabers Community .

Total Suara : 87541

12 Oktober 2014

H. Mohammad Saleh S.E.

Bengkulu
H. Mohammad Saleh S.E.

Bengkulu

H. Mohammad Saleh, SE. lahir di Curup, tanggal 10 Juli 1966 merupakan Senator wakil Provinsi Bengkulu periode tahun 2014-2019 yang berhasil memperoleh 74.275 suara.

Pendidikan S1 ditempuhnya di Universitas Bengkulu. Beberapa organisasi yang pernah diikutinya yaitu Ketua BEM Universitas Bengkulu, Pendiri Yayasan Ta'awun. Selain sebagai Senator DPD RI, Mohammad Saleh merupakan seorang pengusaha.

Total Suara : 74275

12 Oktober 2014

Gusti Kanjeng Ratu Hemas

D.I. Yogyakarta
Gusti Kanjeng Ratu Hemas

D.I. Yogyakarta

Gusti Kanjeng Ratu Hemas lahir di Jakarta, 31 Oktober 1952; umur 62 tahun nama lahir Tatiek Dradjad Supriastuti adalah permaisuri dari Sri Sultan Hamengkubuwana X, yaitu raja Kasultanan Yogyakarta sejak tahun 1989 dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 1998. Sejak tahun 2004, Ratu Hemas menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Kiprahnya di DPD diantaranya pada November 2012 GKR Hemas bersama dengan Laode Ida, I Wayan Sudirta, dan John Pieris mewakili DPD RI menggugat uji materiil Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan pasal 22 D UUD 45 mengenai hak hak yang sama antara lembaga DPD dan DPR, dan melemahkan hubungan antara pusat dan daerah.

Selama ini pada proses pembuatan hukum DPD mendapat kekuasaan untuk memberi masukan, namun tidak mendapat peran untuk meloloskan hukum tersebut. DPD ingin badan legislasi giat mendukung keinginan rakyat di daerah, dan mendapat peran untuk kuasa ini dan berdasar konstitusi DPD juga berhak mengajukan RUU dan telah mengajukan 35 usulan RUU dari DPD RI, namun tidak pernah dibahas DPR.

Selain itu GKR Hemas juga gencar dalam menentang Undang-Undang Pornografi karena dinilai menyudutkan perempuan. Ratu Hemas dikenal gigih memperjuangkan konstituennya. Hemas gencar bersuara mengenai hak-hak perempuan. Saat rancangan UU Pronografi akan disahkan DPR, beliau salah satu penentangnya. Ratu Hemas bahkan turun ke jalan beserta masyarakat Bali untuk menentang UU Pornografi yang dianggap menyudutkan perempuan itu. Sebenarnya beliau setuju dengan masalah perlindungan anak, masalah bahayanya situs internet dan dampaknya, namun tidak dengan undang-undang.

Total Suara : 1017687

12 Oktober 2014

Drs. H. A. Hafidh Asrom, M.M.

D.I. Yogyakarta
Drs. H. A. Hafidh Asrom, M.M.

D.I. Yogyakarta

Drs. H. A. Hafidh Asrom, M.M. lahir di Jepara, tanggal 23 November 1957 merupakan lulusan program magister dari Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta. Beberapa Organisasi yang pernah diikutinya, yaitu :
1. Dewan Pendidikan Provinsi DI Yogyakarta periode tahun 2003 – 2006;
2. Bidang Dana dan Usaha KONI Yogyakarta sejak tahun 2003;
3. Ketua Umum Percasi Pengurus Provinsi DI Yogyakarta sejak tahun 2006,
4. Wakil Ketua III, Pengurus Badan Amil Zakat Provinsi DI Yogayakarta sejak tahun 2006;
5. Ketua Yayasan Sultan Agung Pendidikan dan Pesantren sejak tahun 2007;
6. dll.

Drs. H. A. Hafidh Asrom, M.M merupakan anggota DPD RI perwakilan Provinsi Yogyakarta yang telah menjadi anggota DPD RI selama tiga periode, yaitu tahun 2004 – 2009, tahun 2009 – 2014, dan tahun 2014 – 2019, dengan perolehan suara sebesar 158.794.

Total Suara : 158794

08 Oktober 2014

Ir. H. Cholid Mahmud, ST., M.T.

D.I. Yogyakarta
Ir. H. Cholid Mahmud, ST., M.T.

D.I. Yogyakarta

Ir. H. Cholid Mahmud, ST., M.T. lahir di Semarang, tanggal 31 Januari 1966. Ir. Cholid Mahmud, M.T., adalah putra K.H. Zaenal Mahmud, pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Khairaat, Tengaran, Semarang.

Setamat SMA I Salatiga, Cholid Mahmud melanjutkan pendidikan S1 di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM. Kemudian menempuh S2 di kampus yang sama dengan Spesialisasi Beton dan Teknologi Pasir.

Selain dikenal sebagai seorang ustadz dan da'i, keilmuan dan kepeduliannya pada saat terjadi gempa di DIY-Jateng pada 27 Mei 2006 yang lalu membawa beliau dikenal sebagai "pakar gempa bumi'" di Yogyakarta.

Cholid Mahmud sejak dari mahasiswa sudah aktif dalam berbagai organisasi sebagai berikut:
1. Ketua Umum Jama’ah Shalahuddin UGM tahun 1986 – 1988;
2. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Perwakilan DIY;
3. Wakil Ketua Yayasan Kajasha UGM;
4. Dewan Penasehat PW Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) DIY;
5. Koordinator Kaukus Parlemen Bersih DIY tahun 2006 – 2009.

Selain berprofesi sebagai Dosen Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Cholid Mahmud juga mengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Islamic Centre AI-Muhtadin, Seturan, Yogyakarta.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Cholid Mahmud merupakan anggota DPRD Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode tahun 2004 -2009. Setelah sebelumnya terpilih menjadi anggota DPD RI periode tahun 2009 – 2014 yang lalu, Cholid Mahmud kembali terpilih menjadi anggota DPD RI mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode tahun 2014 – 2019 dengan perolehan suara sebesar 149.824.

Total Suara : 149824

08 Oktober 2014

Muhammad Afnan Hadikusumo

D.I. Yogyakarta
Muhammad Afnan Hadikusumo

D.I. Yogyakarta

Muhammad Afnan Hadikusumo merupakan putera keempat dari tujuh bersaudara yang dilahirkan pada 6 Februari 1967 dari pasangan Hibrizie Hadikusumo dengan Siti Maryam. Sejak kecil Ia tumbuh di sebuah kampung Muhammadiyah di pusat kota Yogyakarta yaitu Kauman. Dari sanalah aktivitas dan pengalaman organisasinya ditempuh.

Alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, sebelum bergabung dengan DPD RI merupakan anggota DPRD Propinsi DIY periode tahun 2004 – 2009. Muhammad Afnan Hadikusumo merupakan incumbent yang sebelumnya menduduki posisi sebagai anggota DPD RI perwakilan Provinsi DIY periode tahun 2009 – 2014, kembali terpilih sebagai anggota DPD RI periode tahun 2014 – 2019 dengan perolehan suara sebesar 144.820 suara.

Total Suara : 144820

08 Oktober 2014

Fahira Idris, S.E.

DKI Jakarta
Fahira Idris, S.E.

DKI Jakarta

Fahira Fahmi Idris, SE., MH merupakan senator DKI Jakarta lahir di Jakarta, 20 Maret 1968. Fahira merupakan putri sulung dari Fahmi Idris yang merupakan Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada masa Pemerintahan Presiden Habibie dan Menteri Perindustrian Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Fahira juga merupakan cucu dari KH. Hasan Basri, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain seorang pengusaha yang sukses, Fahira juga dikenal sebagai aktivis Indonesia yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Karena hal tersebut Fahira pun mendapatkan beberapa penghargaan sebagai berikut :
1. The Most Favorite Inspiring Woman by Cosmoners tahun 2005;
2. The Most Inspiring Tweeter by Tony Hastings;
3. Owner of The Top 10 Blogs tahun 2010,
4. Twiter Inspiratif Fimela.com Indonesia tahun 2013.

Dengan perolehan suara sebesar 511.323 suara, Fahira Idris melenggang ke Senayan sebagai Anggota DPD RI periode tahun 2014 – 2019. Sebagai anggota DPD terpilih, Fahira berusaha untuk menyerap aspirasi masyarakat, hal itu dibuktikannya dengan mendirikan Rumah Aspirasi Fahira Idris (RAFI), aspirasi tersebut akan diperjuangkan demi kepentingan masyarakat luas.

Total Suara : 511323

08 Oktober 2014

Dr. (HC) A.M. Fatwa

DKI Jakarta
Dr. (HC) A.M. Fatwa

DKI Jakarta

Andi Mappetahang Fatwa atau A.M. Fatwa lahir di Bone pada 12 Februari 1939. A.M. Fatwa merupakan seorang politisi dan negarawan yang memiliki pengalaman luas. Setelah malang melintang dalam pergulatan keadilan, kemudian bergabung dengan partai politik, A.M. Fatwa kembali terpilih menjadi Senator Indonesia dari daerah pemilihan DKI Jakarta periode 2014 -2019 dengan perolehan suara sebesar 47.5601 suara.

Sebelum bergabung dengan DPD RI pada tahun 2009 - 2014, A.M. Fatwa pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI Periode tahun 2004 – 2009 dan Wakil Ketua DPR RI periode tahun 1999 – 2004.

Berkat keahliannya dalam urusan berdiplomasi, A.M. Fatwa kerap dipercaya untuk memimpin delegasi ke sejumlah negara asing. Dia juga berperan dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan China, merintis dibukanya Kedutaan RI di Tripoli Libya, dan menjadi Koordinator Grup Kerjasama Bilateral Parlemen Indonesia dan Portugal.

Berbagai penghargaan pun kerap diraihnya, seperti Museum Rekor Indonesia (MURI) memberinya penghargaan sebagai anggota parlemen paling produktif menulis buku, selain penghargaan atas pledoi terpanjang yang ditulisnya di penjara masa Orde Baru. Atas pemikiran dan pengabdiannya pada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan luar sekolah, A.M. Fatwa dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 16 Juni 2009.

Total Suara : 475601

08 Oktober 2014

Prof. Dr. Dailami Firdaus

DKI Jakarta
Prof. Dr. Dailami Firdaus

DKI Jakarta

Prof Dr Dailami Firdaus adalah cucu ulama besar Betawi yang juga Ketua MUI DKI Jakarta pada tahun 1977-1984, KH Abdullah Syafi'i. Dailami adalah putra dari putri sulung KH Abdullah Syafi'i, yakni Tuty Alawiyah AS.

Pria yang lahir di Jakarta tanggal 12 Desember 1964 ini merupakan seorang pengusaha dan Wakil Rektor II Universitas Islam As – Syafi’iyah, Jakarta dan merupakan Senator DPD RI Provinsi DKI Jakarta yang terpilih dengan perolehan suara sebesar 416.929 suara.

Dailami menyelesaikan pendidikan S1 di The American University, Washington, DC, USA dengan gelar Master of Law tahun 1989 dan tahun 1993 melanjutkan studi S2 di IBM dengan gelar Master in Business Administration, gelar S3 diperolehnya di Universitas Negeri Jakarta tahun 1999.

Selain aktif sebagai pengajar, Dailami juga aktif dalam bidang organisasi sebagai Anggota Dewan Pembina Yayasan Dakwah Indah Malaysia (YADIMI), Pengurus BAMUS Betawi, Dewan Pertimbangan , Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta tahun 2012 – 2015, Ketua Bidang Pendidikan, DPP Indonesia China Business Council (ICBC) tahun 2011 – 2015, Ketua II , IKAT (Ikatan Alumni Lemhanas TOT) tahun 2012 – 2016 .

Total Suara : 416929

08 Oktober 2014

Abdul Azis Khafia, S.Si., M.Si.

DKI Jakarta
Abdul Azis Khafia, S.Si., M.Si.

DKI Jakarta

Abdul Azis Khafia, S.Si., M.Si lahir di Jakarta, tanggal 23 November 1975, merupakan senator yang mewakili Provinsi DKI Jakarta dengan perolehan suara sebesar 368.397.

Abdul Azis menempuh pendidikan S1 di Universitas Islam Assyafi'iyah (UIA) Fakultas MIPA, Jurusan Biologi (SI), untuk S2 dan S3 diselesaikan di FISIP Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung bidang Kajian Utama Ilmu Pemerintahan.

Pengalaman organisasi dari Abdul Azis Khafia adalah sebagai berikut:
1. Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia Madrasah Aliyah (PPI MA) DKI Jakarta tahun 2002-2007;
2. Ketua Garda Muda Merah Putih (GMPP) DKI Jakarta;
3. Wakil Sekjend BAMUS Betawi;
4. Ketua Umum Forum Pemuda Betawi (FPB);
5. Ketua Senat FMIPA UIA tahun 1997;
6. Ketua III (hubungan luar negeri) DEMA UIA tahun 1998;
7. Anggota Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur;
8. Ketua dari Forum Bersama Untuk Satu (FB-l);
9. LITBANG Lembaga Pengelola Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setubabakan;
10. Wakil Sekretaris KNPI Provinsi DKI Jakarta dan Komisi Agama DPP KNPI.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Abdul Azis Khafia merupakan Staf ahli DPRD Provinsi DKI Jakarta, anggota Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Tenaga Ahli DPD RI.

Total Suara : 368397

08 Oktober 2014

Hj. Rahmijati Jahja

Gorontalo
Hj. Rahmijati Jahja

Gorontalo

Hj. Rahmijati Jahja lahir di Gorontalo, tanggal 26 Januari 1959. Rahmijati Jahja terpilih sebagai anggota DPD RI selama 2 periode, yaitu periode tahun 2009 -2014 dan periode tahun 2014 – 2019, dengan perolehan suara sebesar 179.789.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Rahmijati Umar merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode tahun 2004 – 2009. Beberapa penghargaan yang berhasil diraih oleh Rahmijati Umar, diantaranya :
1. Penghargaan Wira Kencana bakti dari BKKBN tahun 2003;
2. Citra Ibu tahun 2003;
3. Citra Wanita Indonesia;
4. Tokoh Gender dari Concern Award tahun 2006;
5. Citra Abadi Nusa dari Yayasan Citra Insani tahun 2006;
6. Citra Tokoh Wanita Indonesia tahun 2008;
7. Women International Award kategori Wanita Berprestasi Yang Pantas jadi Panutan;
8. International Human Resources Development Program (IHRDP) tahun 2006;
9. Manggala Karya Bakti Husada Arutala oleh Menteri Kesehatan tahun 2009.

Total Suara : 179789

08 Oktober 2014

H. Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc.

Gorontalo
H. Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc.

Gorontalo

H. Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc. lahir di Boalemo tanggal 18 Desember 1977 merupakan Senator wakil Provinsi Gorontalo periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 42.152 suara.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, lulusan S1 Al-Azhar Kairo Mesir ini, aktif di beberapa organisasi dengan jabatan sebagai berikut : Ketua DPW PKS Gorontalo, Ketua Dewan Syari'ah PKS Gorontalo, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Gorontalo, Ketua Umum MUI Gorontalo, Ketua Umum MUI Gorontalo, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode tahun 2009-2014.

Total Suara : 42152

08 Oktober 2014

Dewi Sartika Hemeto, S.E.

Gorontalo
Dewi Sartika Hemeto, S.E.

Gorontalo

Dewi Sartika Hemeto, S.E. lahir di Gorontalo, tanggal 04 Oktober 1979 merupakan Senator DPD RI wakil Provinsi Gorontalo periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 28.206.

Pendidikan S1 ditempuhnya di Universitas Nasional Pasim Bandung dengan jurusan Akuntansi.

Total Suara : 28206

08 Oktober 2014

Drs. A.D. Khaly

Gorontalo
Drs. A.D. Khaly

Gorontalo

Adalah anggota DPD mewakili Provinsi Gorontalo dengan meraih peringkat kelima dengan perolehan suara sebanyak 26.659 suara menggantikan Hana Hasanah Fadel Muhammad yang maju dalam pencalonan Gubernur Gorontalo. Beliau juga merupakan mantan anggota DPD RI tahun 2004-2009 dengan perolehan suara tertinggi di daerahnya yaitu 84.754 suara (17,71%).

Menurutnya, DPD sebagai lembaga parlemen memiliki legitimasi yang tinggi dan tugas yang amat penting dalam kehidupan politik di Indonesia, karena anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. “Karena itu DPD harus mampu membangun mekanisme kerja yang sinergis dengan DPR dan lembaga negara lainnya sehingga tercipta checks and balances dalam kehidupan ketatanegaraan Republik Indonesia”.

Total Suara : 26659

29 Januari 2013

M. Syukur, S.H.

Jambi
M. Syukur, S.H.

Jambi

M. Syukur, S.H. merupakan senator wakil Provinsi Jambi lahir di Sungai Manau, tanggal 15 Juli 1981.

Selain sebagai politisi, M . Syukur yang merupakan magister hukum lulusan Universitas Jayabaya ini juga dikenal sebagai aktivis, pengacara dan artis. Setelah memperoleh suara sebesar 235.943, M. Syukur kembali terpilih sebagai anggota DPD RI periode tahun 2014 – 2019.

Total Suara : 235943

12 Oktober 2014

Hj. Daryati Uteng S., S.E., M.M.

Jambi
Hj. Daryati Uteng S., S.E., M.M.

Jambi

Hj. Daryati Uteng., S.E., M.M. lahir di Lembang tanggal 08 September 1955 merupakan Senator DPD RI wakil Provinsi Jambi periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 127.376 suara.

Sebelum menjadi Senator DPD RI, Daryati Uteng merupakan Anggota DPRD Provinsi Jambi dan Dosen di STIE Jambi.

Daryati Uteng merupakan pemenang Piala Citra Tokoh Wanita Indonesia tahun 2007-2008.

Total Suara : 127376

12 Oktober 2014

Dra. Hj. Juniwati T. Masjchun Sofwan

Jambi
Dra. Hj. Juniwati T. Masjchun Sofwan

Jambi

Dra. Hj. Juniwati T. Masjchun Sofwan lahir di Yogyakarta, tanggal 01 Juni 1947 merupakan Senator yang mewakili Provinsi Jambi.

Pada Pilkada 2014 Dra. Hj. Juniwati T. Masjchun Sofwan berhasil terpilih kembali sebagai Senator wakil Provinsi Jambi periode tahun 2014 - 2019 dengan memperoleh 94.841 suara.

Total Suara : 94841

12 Oktober 2014

H. Abu Bakar Jamalia

Jambi
H. Abu Bakar Jamalia

Jambi

H. Abu Bakar Jamalia lahir di Kuala Tungkal, tanggal 21 Juli 1953 merupakan Senator DPD RI perwakilan Provinsi Jambi periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 93.605 suara.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, H. Abu Bakar Jamalia merupakan Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat periode tahun 1999-2004.

Riwayat organisasi yang pernah diikutinya yaitu Ketua Umum Jam'iyah Maulid Al-Habsyi Induk Kuala Tungkal, Mantan Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode tahun 2000-2005, Mantan Ketua DPC Gerakan Pemuda Ka'bah Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode tahun 2003-2008.

Total Suara : 93605

12 Oktober 2014

Oni Suwarman, A.Md.

Jawa Barat
Oni Suwarman, A.Md.

Jawa Barat

Oni Suwarman atau akrab disapa Oni SOS melenggang ke Senayan untuk menjadi Senator periode 2014-2019. Bahkan Oni yang maju di Provinsi Jawa Barat itu berhasil meraih suara tertinggi dibanding calon-calon terpilih lainnya dengan 2.167.485 suara. Lahir di Subang, 05 Maret 1978, Oni memiliki misi untuk mengangkat budaya Sunda yang menurutnya saat ini masih minim promosinya dibandingkan dengan kebudayaan lain.

Bapak dengan 2 orang anak ini mengagumi sosok Kabayan yang merupakan representasi warga Jabar yang diakuinya memiliki sifat jujur dan niat yang baik. Tabiat yang kini sudah jarang ditemui di antara wakil rakyat. Sebagai wakil rakyat, Oni berjanji akan lebih banyak turun ke lapangan. Itu dilakukan untuk pemetaan pembangunan infrastruktur di desa yang kebanyakan ditelantarkan. Justru, dengan adanya keterwakilan daerah itu wakilnya ikut berjuang demi pemerataan pembangunan yang sangat diidamkan masyarakat.

Selain itu, keinginan untuk mengerjakan sesuatu yang mewakili masyarakat itu pun diwujudkan dengan membentuk suatu organisasi kepemudaan. Dengan lembaga yang mewadahi para nonoman Sunda itu diberdayakan potensi yang dimiliki setiap anak muda. Impian itu bukan hanya isapan jempol belaka, sebab sejauh ini dia memiliki jaringan yang luas.

"Generasi muda akan diberdayakan di sektor ekonomi kreatif. Dengan banyaknya generasi muda yang ngaronjatkeun seni budaya itu mereka akan lebih cinta Tanah Air, cinta ka lemah cai," ucap pehobi main catur ini.

Total Suara : 2167485

08 Oktober 2014

Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni, M.Kes.

Jawa Barat
Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni, M.Kes.

Jawa Barat

Senator dari Jawa Barat, Eni Sumarni adalah peserta pada pemilihan kepala daerah kabupaten Sumedang, Jawa Barat tahun 2013. Dari jalur independen, Eni Sumarni memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat, yaitu tidak menggunakan politik uang dalam meraih kekuasaan. Hasil yang diperoleh, meskipun tidak terpilih menjadi bupati, namun Eni Sumarni memperoleh suara lebih banyak daripada calon yang diusung partai.

Pada pemilu legislatif 2014, Eni terpilih menjadi senator periode 2014-2019 mewakili Provinsi Jawa Barat dengan mengantongi 2.042.130 suara. Eni Sumarni lahir di Situraja Sumedang pada 27 Oktober 1963, dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga pendidik. Hal itu telah membentuk dirinya menjadi sosok pribadi yang selalu ingin mengabdi demi kemajuan masyarakat. Eni merupakan sosok perempuan yang terbilang tangguh, cerdas, teguh dalam pendirian dan visioner.

Selain berkecimpung di dunia politik, Eni Sumarni juga aktif menjadi pengayom beberapa komunitas masyarakat dari Yayasan Adat bidang pendidikan, bidang pertanian, para seniman dan budayawan di Sumedang

Total Suara : 2042130

08 Oktober 2014

H. Aceng Hulik Munawar Fikri, S.Ag.

Jawa Barat
H. Aceng Hulik Munawar Fikri, S.Ag.

Jawa Barat

H. Aceng Hulik Munawar Fikri, S.Ag. merupakan Senator yang mewakili Provinsi Jawa Barat dengan jumlah perolehan suara sebanyak 1.139.556 suara. Lahir di Garut 6 September 1972, Aceng sapaan akrabnya pernah terpilih menjadi Bupati Garut setelah memenangi Pilkada Garut 2008 dalam dua putaran sebagai calon independen bersama Dicky Chandra, mengungguli kandidat dari PDIP-GOLKAR dengan mengumpulkan 57 persen suara.

Bersama DPD RI, Aceng Fikri berharap dapat membawa program-program strategis Jawa Barat terutama dalam pembangunan dapat menjadi program Nasional mengingat Provinsi Jawa Barat termasuk kedalam provinsi yang padat jumlah penduduknya. Aceng juga menyatakan upaya yang sedang dilakukannya di DPD yakni fokus terhadap pengembangan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu di masa sidang tahun 2014-2015 Aceng mengemban tugas di alat kelengkapan Komite II yang salah satu fungsinya membidangI Sumber Daya Alam.

"Komite II akan berusaha maksimal menjalankan tugas sesuai aturan yang ada dengan fokus pembangunan di bidang sumber daya alam" urai Aceng. Selain itu, lanjut dia, bidang ekonomi dengan melakukan pengembangan industri kreatif, meningkatkan daya beli masyarakat dan pendidikan.

Total Suara : 1139556

08 Oktober 2014

Ir. H. Ayi Hambali

Jawa Barat
Ir. H. Ayi Hambali

Jawa Barat

Senator yang berdomisili di Cibinong ini terpilih menjadi Anggota DPD RI di pemilihan umum legislatif 2014 setelah pada pemilu tersebut berhasil mengantongi 1.032.465 suara mewakili Provinsi Jawa Barat. Dengan visi misi yang jelas Ayi Hambali menegaskan terkait perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

“Rakyat mengharapkan perlu adanya perbaikan dalam pelayanan masyarakat yang menggunakan fasilitas kesehatan BPJS, terkait masih adanya diskriminasi yang mereka dapatkan karena menggunakan fasilitas kesehatan gratis,” Ujar Ayi Hambali.

Dalam hal infrastruktur Ayi menambahkan, perlu adanya perbaikan sistem drainase, juga perlu adanya kejelasan dana perbaikan, terkait status jalan Pemerintah harus memberikan penjelasan siapa yang harus melakukan perbaikan jalan, dan bertanggung jawab, apakah pihak Pemerintah Pusat, Provinsi atau Kabupaten, sehingga masyarakat mengetahuinya, dan mekanisme dalam pelaksanaan perbaikan juga sesuai dengan ketentuan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis.

Total Suara : 1032465

08 Oktober 2014

Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H.

Jawa Tengah
Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H.

Jawa Tengah

Senator kelahiran Tumanggung, 4 Juli 1975 ini merupakan incumbent yang kembali terpilih menjadi Anggota DPD RI asal Provinsi Jawa Tengah. Mengantongi 1.901.163 suara, Denty lolos ke Senayan bersama Sulistyo, Bambang Sadono dan Achmad Muqowam.

''Selama 10 tahun terakhir ini, DPD sebagai lembaga legislasi selain DPR masih belum optimal dalam menjalankan fungsi tersebut,'' Kata Denty. Menurutnya, DPR sebagai lembaga legislasi juga belum optimal mengajak DPD untuk menjalankan proses legislasi, bahkan terkesan menghindarinya.

''Porsi kita dalam fungsi legislasi masih belum banyak karena dalam undang-undang kita sebagai DPD hanya bisa diajak oleh DPR pada tahap pembicaran pertama,'' imbuh Denty,

Karena itu, untuk DPD periode ini secara kelembagaan mendorong untuk amendemen kelima UUD 1945. Amandemen itu dimaksudkan untuk penguatan kelembagaan DPD sebagai lembaga legislasi.Walaupun, imbuhnya, Indonesia tidak menerapkan sistem bikameral atau dua kamar dalam sistem parlemennya.

''Masih banyak masayarakat belum tahu peran DPD itu seperti apa. Ketika kita merancang perubahan undang-undang, orang pikir itu hasilnya DPR yang dipenuhi wajah-wajah parpol,'' cetusnya. Dengan amendemen kelima UUD 1945, Denty berharap ada regulasi kuat yang mengukuhkan kelembagaan DPD dan peran-peran strategisnya, terutama di bidang legislasi.

Total Suara : 1901163

08 Oktober 2014

Dr. H. Bambang Sadono, S.H., M.H.

Jawa Tengah
Dr. H. Bambang Sadono, S.H., M.H.

Jawa Tengah

H. Bambang Sadono, S.H., M.H. lahir di Blora, 30 Januari 1957; umur 58 tahun adalah mantan politisi Partai Golongan Karya yang menjadi Ketua Kelompok DPD di MPR periode 2014 - 2019.

Sebelumnya, Bambang adalah wakil ketua DPRD provinsi Jawa Tengah untuk periode 2009-2014. Bambang juga dikenal sebagai jurnalis yang pernah memimpin harian umum Suara Merdeka (Semarang) dan Suara Karya (Jakarta).

Di kancah kesenian, dia adalah penulis aktif yang melahirkan banyak karya sastra, dan pernah mengemban sebagai ketua Dewan Kesenian Jawa Tengah. Bambang Sadono terpilih sebagai senator mewakili Jawa Tengah dengan perolehan 1.235.682 suara.

Total Suara : 1235682

08 Oktober 2014

Drs. H. Akhmad Muqowam

Jawa Tengah
Drs. H. Akhmad Muqowam

Jawa Tengah

Drs. H. Akhmad Muqowam merupakan salah satu politisi senior di Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) selama beberapa periode. Lelaki kelahiran Salatiga, 1 Desember 1960, ini anggota DPR RI periode 1999-2004, 2004-2009, dan 2009-2014.

Pada pemilu legislatif tahun 2014, Muqowam yang memiliki 3 orang anak ini di terpilih menjadi Anggota DPD RI yang mewakili provinsi Jawa Tengah dengan perolehan 948.673 suara. Pada masa sidang 2014/2015 Muqowam memimpin Komite I DPD RI, yang membidangi antara lain pemerintahan daerah dan otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah serta antar-daerah; pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah; pemukiman dan kependudukan; pertanahan dan tata ruang; serta politik, hukum, dan hak asasi manusia (HAM). Tidak jauh berbeda dengan bidang komisi DPR RI.

Pada masa reses, Muqowam akan mendatangi konstituen dalam rangka menyerah aspirasi, selain itu sebagai Ketua Komite I DPD RI, dirinya bersama anggota Komite I akan review pelaksanaan UU Otsus Papua dan membentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan UU Otsus Papua itu demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Papua.

Total Suara : 948673

08 Oktober 2014

GKR. Ayu Koes Indriyah

Jawa Tengah
GKR. Ayu Koes Indriyah

Jawa Tengah

GKR. Ayu Koes Indriyah dilantik pada waktu Sidang Paripurna Ke-11 pada Masa Sidang IV Tahun 2015-2016 di Gedung Nusantara V, Senayan-Jakarta, Jum’at, (29/04/2016).

Ia dilantik sebagai Anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Dr. H. Sulistyo, M.Pd yang telah wafat 14 Maret 2016 akibat insiden yang terjadi di Rumah Sakit (RS) Mintoharjo.

Sebagai salah satu puteri (alm) Paku Buwono XII yang merupakan sosok pengemban budaya Jawa dan pewaris tradisi tahta Kerajaan Mataran di keraton Surakarta Hadiningrat, Wanita kelahiran Solo, 19 Oktober 1961 ini aktif berpartipasi melestarikan tradisi warisan leluhur melalui kegiatan pergelaran kesenian di tingkat nasional maupun internasional diantaranya, NATPRO Dubay Uni Emirat Arab bersama Dinas UKM Pemda Kota Surakarta membawakan produk perawatan tubuh secara natural dengan bahan-bahan alami/natural dan Misi Kesenian Keraton Surakarta dalam acara Court Gamelan and Dance of Karaton Surakarta di Jepang.

Total Suara : 908036

02 Januari 2013

Hj. Emilia Contessa

Jawa Timur
Hj. Emilia Contessa

Jawa Timur

Sebelum berkecimpung di perpolitikan Indonesia sebagai Senator, Hj. Emilia Contessa terkenal sebagai penyanyi senior Indonesia dan pernah dijuluki sebagai 'Singa Panggung Asia" oleh majalah Asia Week tahun 1975. Maju sebagai calon senator dari Provinsi Jawa Timur, perempuan yang lahir di Banyuwangi, 27 September 1957 silam ini berhasil mengantongi 1.660.542 suara.

"Sebagai DPD, saya akan menjembatani daerah dan pusat. Sesuai dengan basic saya pastinya akan kita kawal bidang pariwisata, seni budaya, pendidikan, kesehatan," ujar Emilia saat ditanya terkait visi dan misinya. Selain itu ibu dengan empat anak ini mengaku menyukai anak-anak dan berharap dengan menjadi Senator maka dia dapat fokus untuk mendorong kebijakan-kebijakan yang dapat menyejahterakan kehidupan anak-anak Indonesia.

Terkait visi-misinya tersebut saat ini Emilia Contessa tergabung di Komite III, merupakan alat kelengkapan DPD RI yang membidangi lingkup bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan, termasuk soal perlindungan anak.

Total Suara : 1660542

12 Oktober 2014

Abdul Qodir Amir Hartono, SE., S.H., M.H.

Jawa Timur
Abdul Qodir Amir Hartono, SE., S.H., M.H.

Jawa Timur

Lebih dikenal sebagai Gus Anton, Abdul Qodir Amir Hartono, SE., S.H., M.H merupakan putra seorang tokoh ulama di Malang Jawa Timur, KH Achmad Sjafiy. Lahir di Sumenep 30 September 1974, Gus Anton terpilih menjadi Senator pertama kalinya di periode 2014-2019 dengan mengantongi 917.275 suara mewakili Provinsi Jawa Timur.

Gus Anton menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Dinoyo III Malang, lulus Tahun 1987, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 8 Malang, lulus Tahun 1990, lalu ke SMA Negeri 4 Malang dan lulus Tahun 1993. Pendidikan Strata 1 ditempuh di dua kampus berbeda di Universitas Islam Malang (UNISMA), lulus Tahun 1998, dan Universitas Darul Ulum Jombang, lulus Tahun 2011. Ia lalu melanjutkan pendidikan Srata 2 di bidang Hukum Tata Negara di Universitas Widyagama Malang, lulus Tahun 2003. Selain menempuh pendidikan formal, Anton juga banyak menimba ilmu di beberapa Pesantren di Jawa Timur.

Misinya sebagai Anggota DPD RI, Anton berkeinginan untuk memperjuangkan eksistensi dan penguatan DPD RI periode ketiga di periode 2014-2019, menjadi cikal bakal sejarah baru dimana DPD RI menjadi lembaga yang kuat, seimbang dan setara dengan DPR sebagaimana harapan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Jawa Timur.

Terkait hal tersebut berikut ini langkah-langkah Gus Anton yang akan diwujudkan selama duduk sebagai Senator:
1. Memperjuangkan aspirasi rakyat daerah Jawa Timur untuk mewujudkan pemerataan pembangunan kesejahteraan rakyat dalam rangka memperkukuh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berkesinambungan;
2. Mendorong perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat terhadap isu-isu penting di daerah Jawa Timur;
3. Memperjuangkan penguatan status DPD RI sebagai salah satu badan legislatif dengan fungsi dan kewenangan penuh untuk mengajukan usul, ikut membahas, memberikan pertimbangan, dan melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang, terutama yang menyangkut kepentingan daerah Jawa Timur;
4. Meningkatkan fungsi dan wewenang DPD RI untuk memperkuat sistem check and balance melalui amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (Usulan Amandemen Kelima UUD NRI 1945);
5. Mengembangkan pola hubungan dan kerja sama yang sinergis dan strategis dengan pemilik kepentingan utama di Jawa Timur dan di pusat.

Total Suara : 917275

12 Oktober 2014

H. Ahmad Nawardi, S.Ag.

Jawa Timur
H. Ahmad Nawardi, S.Ag.

Jawa Timur

Pria Kelahiran Sampang yang saat ini tinggal di Surabaya ini memang cukup familiar dikalangan masyarakat Madura, utamanya dikalang pejabat dan tokoh masyarakat, serta masyarakat khususnya di Kabupaten Sampang.

Selain karena sikapnya yang santun dan ramah dan tidak membeda-bedakan golongan, seringnya dia turun kebawah bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat itu juga salah satu factor yang membawanya sukses menjadi Senator dalam Pemilihan umum legislatif tahun 2014 mewakili Provinsi Jawa Timur.

Ahmah Nawardi dekat dengan kalangan bawah, sehingga tak jarang ia harus relakan waktunya untuk blusukan menjaring Aspirasi yang dibutuhkan masyarakat bawah. Mantan wartawan ini juga pernah berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa.

Ketika ditanya tentang rencana kedepan, dia berkata bahwa yang pertama dia akan lakukan adalah menjaga amanah yang diberikan masyarakat Jawa Timur dan melakukan hal yang dibutuhkan sesuai aspirasi masyarakat jawa Timur., dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa timur atas kepercayaan yang telah diberikan padanya."

Total Suara : 898647

12 Oktober 2014

Drs. H. A. Budiono, M.Ed.

Jawa Timur
Drs. H. A. Budiono, M.Ed.

Jawa Timur

Drs. H. A. Budiono,M.Ed merupakan Senator yang mewakili Provinsi Jawa Timur. dengan perolehan suara 871.422 pada pemilihan umum legislatif tahun 2014. Budiono lahir di Blitar, 19 April 1957 dan pernah menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk.

Pada masa sidang tahun 2014-2015, pria dengan 3 orang anak ini masuk di alat kelengkapan Komite IV yang membidangi tugas pada rancangan undang-undang yang berkaitan dengan APBN; perimbangan keuangan pusat dan daerah; memberikan pertimbangan hasil pemeriksaan keuangan negara dan pemilihan Anggota BPK; pajak; dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Budiono berharap dapat memajukan Provinsi Jawa Timur dan sebagai seorang senator tentunya dapat menyerap aspirasi masyarakat dan kemudian dapat dibahas di pusat untuk dicarikan solusinya.

Total Suara : 871422

12 Oktober 2014

Maria Goreti, S.Sos., M.Si.

Kalimantan Barat
Maria Goreti, S.Sos., M.Si.

Kalimantan Barat

Maria Goreti, S.Sos., M.Si. lahir di Kebadu, Pahauman tanggal 29 Februari 1972, merupakan lulusan SI Ilmu Komunikasi, Universitas Atmajaya Yogyakarta dan S2 studi Sosiologi Pembangunan Masyarakat Desa, FISIP, UGM.

Maria merupakan anggota DPD RI mewakili Provinsi Kalimantan Barat yang berhasil mendapatkan 246.329 suara. Sebelum menjadi anggota DPD RI, Maria pernah bekerja sebagai jurnalis di beberapa media tanah air.

Maria merupakan senator yang dipercayai oleh rakyat Kalimantan Barat, hal ini terlihat dengan terpilihnya Maria sebagai senator Kalimantan Barat dalam tiga periode berturut – turut. Atas kontribusinya di bidang politik, pada tahun 2009 Maria mendapatkan penghargaan dari Majalah Kartini sebagai wanita terinspiratif kategori politik.

Total Suara : 246329

12 Oktober 2014

Dr. Oesman Sapta

Kalimantan Barat
Dr. Oesman Sapta

Kalimantan Barat

Dr. Oesman Sapta lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950 merupakan seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Oesman lahir dari pasangan Odang (ayah) asal Palopo, Sulawesi Selatan dan Asnah Hamid (ibu) asal Sulit Air, Solok, Sumatera Barat. Ia merupakan pemilik konglomerasi OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, dan perhotelan.

Oesman Sapta merupakan pendiri Partai Persatuan Daerah dan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2010. Untuk menunjang pariwisata di kampung halamannya yang sulit air, ia membangun rumah gadang sebagai obyek wisata dan tempat informasi.

Berikut ini merupakan beberapa jabatan organisasi yang pernah diembannya yaitu :
1. Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tahun 2010-Sekarang;
2. Ketua Umum Asosiasi Koperasi Kelapa Indonesia tahun 2002-Sekarang;
3. Ketua Umum Pengurus Pusat KKI periode tahun 2002 - 2011;
4. Ketua Umum DPP Partai Persatuan Daerah periode tahun 2002-2004;
5. Ketua Kadin Daerah Provinsi Kalimantan Barat periode tahun 1998-2004.

Oesman Sapta terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Kalimantan Barat dengan perolehan suara sebesar 188.528 suara, saat ini selain sebagai senator, Oesman Sapta juga merupakan Wakil Ketua MPR periode tahun 2014 – 2019, sebelumnya Oesman Sapta juga pernah menjabat sebagai Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah Kalimantan Barat periode tahun 1999 – 2004, Ketua Fraksi Utusan Daerah Persiapan MPR – RI periode tahun 2001 – 2002, Ketua Fraksi Utusan Daerah MPR RI periode tahun 2001-2002, serta Wakil Ketua MPR RI periode tahun 2002-2004.

Total Suara : 188528

12 Oktober 2014

Drs. H. Abdul Rahmi

Kalimantan Barat
Drs. H. Abdul Rahmi

Kalimantan Barat

Drs. H. Abdul Rahmi lahir di Belitang, tanggal 28 Oktober 1963. Riwayat organisasi yang pernah diikuti oleh Drs. H. Abdul Rahmi diantaranya :
1. Ketua HMI cabang Pontianak periode tahun 1988 – 1989;
2. Pengurus Wilayah Muhamadiyah sejak 1990;
3. Pengurus Forum Islam;
4. Pengurus Lembaga Pembina Muallaf Kalba;
5. Ketua Persatuan Umat Islam Kalbar;
6. Ketua Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kalbar;
7. Sekretaris Dewan Penasehat MABM Kalbar.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Drs. H. Abdul Rahmi pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat periode tahun 1999 – 2004 dan periode tahun 2004 – 2009. Drs. H. Abdul Rahmi berhasil terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Kalimantan Barat periode tahun 2014 - 2019 setelah berhasil mendapatkan suara sebesar 185.625.

Total Suara : 185625

12 Oktober 2014

Hj. Rubaeti Erlita, S.Sos.I., S.H.

kalimantan Barat
Hj. Rubaeti Erlita, S.Sos.I., S.H.

kalimantan Barat

Rubaeti Erlita, S.Sos.I., S.H. lahir di Kendawangan, tanggal 15 Oktober 1975 merupakan Senator Wakil Provinsi Kalimantan Barat dengan perolehan suara sebesar 139.856 suara.

Lulusan S1 Dakwah STAIN dan S1 Hukum UNTAN aktif di beberapa kegiatan organisasi sebagai Ketua GOW Kabupaten Sambas tahun 2001-2006, Ketua PERWOSI Kabupaten Sambas tahun 2001-2006, Wakil Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas.

Total Suara : 139856

12 Oktober 2014

Habib Abdurrahman Bahasyim

Kalimantan Selatan
Habib Abdurrahman Bahasyim

Kalimantan Selatan

Habib Abdurrahman Bahasyim lahir di Banjarmasin, tanggal 27 April 1979. Dia merupakan senator yang mewakili wilayah Kalimantan Selatan dengan perolehan suara sebesar 268.400 suara.

Sebelum terpilih sebagai anggota DPD RI, Habib Abdurahman Bahasyim aktif di berbagai organisasi keagamaan dengan jabatan sebagai Ketua MUI Banjarmasin Selatan, Mustayar NU Banjarmasin Selatan, dan Ketua FPI Kalimantan Selatan.

Total Suara : 268400

16 Oktober 2014

Habib Hamid Abdullah, S.H., M.H.

Kalimantan Selatan
Habib Hamid Abdullah, S.H., M.H.

Kalimantan Selatan

Habib Hamid Abdullah, S.H., M.H. lahir di Banjarmasin, tanggal 03 Agustus 1948 merupakan Senator perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan yang berhasil memperoleh 239.945 suara.

Habib Hamid menempuh pendidikan S1 di Fakultas Hukum, UNLAM dan pendidikan S2 Magister Ilmu Hukum di UNLAM. Atas dedikasinya yang tinggi Habib Hamid Abdullah dianugerahi penghargaan “ Satya Lencana Karya Satya XX “ pada tahun 2004.

Total Suara : 239945

16 Oktober 2014

Antung Fatmawati, S.T.

Kalimantan Selatan
Antung Fatmawati, S.T.

Kalimantan Selatan

Antung Fatmawati, S.T lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan tanggal 27 Desember 1973 adalah seorang politisi Indonesia.

Total Suara : 105972

16 Oktober 2014

Drs. H. Mohammad Sofwat Hadi, S.H.

Kalimantan Selatan
Drs. H. Mohammad Sofwat Hadi, S.H.

Kalimantan Selatan

Drs H Mohammad Sofwat Hadi SH (Kalimantan Selatan) menggantikan H Gusti Farid Hasan Aman SE Akt MBA (calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan).

Pria kelahiran Serang, Banten, 10 Juli 1950 yang akrab disapa Ofat ini terpilih mewakili Kalimantan Selatan peringkat kedua dengan perolehan 105.864 suara. Menurutnya seiring dengan perjuangan gerakan reformasi khususnya dibidang politik untuk memperkuat otonomi daerah diperlukan pembentukan lembaga baru ditingkat nasional yaitu Dewan Perwakilan Daerah RI. Sebagai check and balance terhadap Dewan Perwakilan Rakyat RI karena kehidupan partai polotik bersifat sentralistik. Oleh karena itu agar check and balance dapat berjalan secara maksimal, perlu kewenangan DPD sama dengan kewenangan yang dimiliki oleh DPR RI.

Total Suara : 105864

22 April 2005

Pdt. Rugas Binti

Kalimantan Tengah
Pdt. Rugas Binti

Kalimantan Tengah

Pdt.Rugas Binti lahir di Pulang Pisau, Kalimanntan Tengah, tanggal 11 Oktober 1952 merupakan Senator wakil Provinsi Kalimantan Tengah yang terpilih sebagai anggota DPD RI selama dua periode yaitu tahun 2009-2014 dan tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 118.598 suara.

Riwayat pendidikan Pdt.Rugas Binti yaitu S1 Trinity Theologia College, Singapura tahun 1978, Central Baptist Theology SEminary, AS tahun 1985, Saint Paul School of Theology, AS tahun 1987.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Pdt.Rugas Binti merupakan Dosen STT GKE Banjarmasin tahun 1981-1994, Ketua STT GKE Banjarmasin tahun 1991-1994, Ketua Umum Majelis Sinode GKE tahun 1994-2000, Ketua Majelis Resort GKE Palangkaraya tahun 2005-2010, Ketua PGIW Kalteng tahun 2007-2012.

Beberapa organisasi yang diikuti oleh Pdt.Rugas Binti, yaitu Anggota Dewan Pendidikan Kota Palangkaraya tahun 2003-2005, Anggota Badan Korsosium Pendidikan Tinggi Bidang Ilmu Teologi Kristen tahun 2004-2009, Anggota Badan Narkotika Kota Palangkaraya tahun 2006, Anggota FKUB Kalimantan Tengah tahun 2007-2010.

Total Suara : 118598

12 Oktober 2014

Ir. H. Muhammad Mawardi, M.M., M.Si.

Kalimantan Tengah
Ir. H. Muhammad Mawardi, M.M., M.Si.

Kalimantan Tengah

Ir. H. Muhammad Mawardi,M.M.,M.Si., lahir di Amuntai, tanggal 5 Juni 1962 merupakan Senator DPD RI wakil Provinsi Kalimantan Tengah dengan perolehan suara sebesar 93.577 suara.

Lulusan S1 Universitas Lambung Mangkurat tahun 1987 dan S2 Universitas Krisna Dwipayana tahun 1999 ini sebelum bergabung dengan DPD RI merupakan Bupati Kapuas periode tahun 2008-2013.

Pengalaman organisasi Ir. H. Muhammad Mawardi,M.M.,M.Si adalah sebagai berikut:
1. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2004-2009;
2. PMI Kota Palangkaraya tahun 2006-2009;
3. Ketua Yayasan Pembangunan Isen Mulang Kalteng tahun 2001-2006;
4. Dewan Penyantun GNOTA Kalimantan Tengah tahun 2000-2004;
5. Dewan Pengasuh Badan Pengelola Dana Levy dan Great Kalimantan Tengah;
6. Anggota Dewan Penasehat BKPRMI Kalimantan Tengah;
7. Ketua Masyarakat Perhutanan Indonesia Kalimantan Tengah tahun 1997 sampai sekarang;
8. Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Kalimantan Tengah tahun 1998-2003;
9. Dewan Penyantun KONINDA Kalimantan Tengah tahun 2000-2004;
10. Ketua Pengda PASI Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2006-2010;
11. Ketua Harian IPSI Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2006-2010;
12. Ketua Pengda Softball tahun 2002-2006.

Penghargaan yang pernah diraih Ir.H.Muhammad Mawardi,M.M.,M.Si yaitu :
1. Penghargaan Peningkatan Produksi Beras dan Ketahanan Pangan tahun 2008, tahun 2009 dan tahun 2010 dari Presiden Republik Indonesia;
2. Peringkat 6 Kategori Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia tahun 2008 dari Komisi Pemberantasan Korupsi;
3. Peringkat 4 Kategori Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia tahun 2009 dari Komisi Pemberantasan Korupsi;
4. Penghargaan Akta Kelahiran Bebas Bea/Gratis dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2011;
5. Piagam Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup RI tahun 2011;
6. Pena Emas dari PWI tahun 2011, Lencana Emas Adi Bakti Tani Nelayan Tingkat Madya.

Total Suara : 93577

12 Oktober 2014

Hj. Permana Sari, S.Si., M.M., M.B.A.

Kalimantan Tengah
Hj. Permana Sari, S.Si., M.M., M.B.A.

Kalimantan Tengah

Hj. Permana Sari, S.Si., M.M., M.B.A. lahir di Palangkaraya, tanggal 24 Desember 1970. Lulusan S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) dan S2 IPMI : Monash University, Melbourne, Australia ini merupakan Senator DPD RI wakil Provinsi Kalimantan Tengah selama tiga periode yaitu periode tahun 2004-2009, tahun 2009-2014, dan tahun 2014-2019 setelah berhasil mendapatkan suara sebesar 83.015 suara.

Organisasi yang diikuti oleh Permana Sari yaitu Wakil Ketua Yayasan Kiara Palangkaraya tahun 1997-2003, Yayasan Indung Mulung Palangkaraya tahun 2001-2003, Kaukus Perempuan Parlemen DPD RI tahun 2004 sampai sekarang, dan Kaukus Kalimantan DPD RI tahun 2004 sampai sekarang.

Total Suara : 83015

12 Oktober 2014

H.Muhammad Rakhman S.E., S.T.

Kalimantan Tengah
H.Muhammad Rakhman S.E., S.T.

Kalimantan Tengah

Muhammad Rakhman resmi gantikan posisi Said Ismal setelah dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalimantan Tengah (Kalteng). M Rakhman menggantikan posisi Said Ismail yang mengundurkan diri, karena pencalonannya sebagai wakil gubernur.

Total Suara : 81966

20 Oktober 2015

K.H. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc., M.Pd.I.

Kalimantan TImur
K.H. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc., M.Pd.I.

Kalimantan TImur

K.H Muslihuddin Abdurrasyid, Lc.,M.Pd.I merupakan Senator wakil Provinsi Kalimantan Timur dengan perolehan suara sebesar 121.853.

Lulusan S2 IAIN Antasari, Banjarmasin, tahun 2008 dan S1 Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir tahun 1988 ini sebelum menjadi Senator DPD RI merupakan Dosen STIS Samarinda, PGTKI Samarinda dan Ketua STIS Samarinda periode tahun 2002-2007.

Beberapa organisasi yang diikuti oleh K.H. Muslihuddin Abdurrasyid,Lc., M.Pd.I yaitu :
1. PII Kaltim (Ketua Bidang Dakwah tahun 1979-1981;
2. Ketua MPM IAIN tahun 1978-1980;
3. Bendahara Umum PPI Mesir tahun 1984-1987;
4. Ketua Hubungan Luar Negeri MUI Kaltim tahun 2005-2011;
5. Ketua Umum IKADI Kaltim tahun 2004 sampai sekarang);
6. Ketua Yayasan Al-Azhar tahun 2000 sampai sekarang;
7. Penasehat KBBKT tahun 2004 sampai sekarang.

Total Suara : 121853

12 Oktober 2014

Aji Muhammad Mirza Wardana, S.T.

Kalimantan TImur
Aji Muhammad Mirza Wardana, S.T.

Kalimantan TImur

Aji Muhammad Mirza Wardana, S.T. merupakan Senator wakil Provinsi Kalimantan Timur periode tahun 2014 - 2019 dengan perolehan sebesar 114.121. Aji Lahir di Samarinda tanggal 04 April 1981.

Total Suara : 114121

12 Oktober 2014

Drs. H.Muhammad Idris S.

Kalimantan Timur
Drs. H.Muhammad Idris S.

Kalimantan Timur

Muhammad Idris S (Kalimantan Timur) menggantikan Bambang
Susilo (calon Bupati Passer).

Total Suara : 113740

17 Desember 2015

H Ahmad Hendry

Kalimantan TImur
H Ahmad Hendry

Kalimantan TImur

H Ahmad Hendry (Kalimantan Timur) menggantikan Marthin Billa
(calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur).

Total Suara : 113696

17 November 2015

Drs. H. Hardi Selamat Hood

Kepulauan Riau
Drs. H. Hardi Selamat Hood

Kepulauan Riau

Drs. H. Hardi Selamat Hood lahir di Karimun, Kepulauan Riau, tanggal 06 Maret 1963. Lulusan S1 IKIP Bandung tahun 1990 ini memiliki pengalaman organisasi sebagai berikut:
1. Wakil Ketua Hipmi Riau periode tahun 1999-2005;
2. Wakil Sekretaris Kekerabatan Keluarga Besar Melayu Batam periode tahun 2001-2006;
3. Ketua Hipmi Kepulauan Riau periode tahun 2005-2007;
4. Wakil Sekretaris Lembaga Adat Melayu, Kota Batam tahun 2003;
5. Ketua Dewan Pendidikan Batam tahun 2003;
6. Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah PAN Kepulauan Riau tahun 2005.

Setelah berhasil memperoleh 93.170 suara, adik dari pendiri Kepulauan Riau, Huzrin Hood, terpilih kembali sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Riau periode tahun 2014-2019.

Total Suara : 93170

12 Oktober 2014

Djasarmen Purba, S.H.

Kepulauan Riau
Djasarmen Purba, S.H.

Kepulauan Riau

Djasarmen Purba, S.H. lahir di Simalungun, Sumatera Utara tanggal 05 Agustus 1947. Sebelum bergabung dengan DPD RI, Djasarmen Purba merupakan anggota DPRD Batam perioed tahun 2004-2009.

Pengalaman organisasi yang pernah diikutinya yaitu :
1. Wakil Ketua DPD REI Khusus Kota Batam periode tahun 2002-2005;
2. Ketua DPD PNI Marhaenisme Kepulauan Riau periode tahun 2005-2008;
3. Ketua LSM Deiding Center DPD Kepulauan Riau periode tahun 2005-2009;
4. Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Batam periode tahun 2006-2011;
5. Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara Batam periode tahun 2007-2012;
6. Pendiri Yayasan Juma Tidahan, Kota Batam tahun 2008.

Djasarmen Purba berhasil terpilih sebagai Senator DPD RI wakil Provinsi Kepulauan Riau pada dua periode, yaitu periode tahun 2009-2014 dan tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 83.748 suara.

Total Suara : 83748

12 Oktober 2014

Haripinto Tanuwidjaya

Kepulauan Riau
Haripinto Tanuwidjaya

Kepulauan Riau

Haripinto Tanuwidjaya lahir di Jakarta, tanggal 6 Oktober 1964 merupakan Senator perwakilan Provinsi Kepulauan Riau periode tahun 2014 - 2019 dengan perolehan suara sebesar 82.115. Selain sebagai anggota DPD RI, Haripinto Tanuwidjaya juga merupakan Ketua Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB) Kepri dan Pendiri Indomobil di Batam.

Total Suara : 82115

12 Oktober 2014

Ir.Mohammad Nabil M.Si.

Kepulauan Riau
Ir.Mohammad Nabil M.Si.

Kepulauan Riau

Muhammad Nabil dilantik sebagai Anggota DPD RI pengganti antar waktu (PAW) dari daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau menggantikan Ria Saptarika yang mengundurkan diri, karena maju sebagai calon walikota dalam Pilkada Kota Batam pada 9 Desember 2015.

Nabil dilantik bersama 9 Anggota PAW-nya lain, yang juga mundur karena mencalonkan diri sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Total Suara : 77267

25 September 2015

Ir.Anang Prihantoro

Lampung
Ir.Anang Prihantoro

Lampung

Ir Anang Prihantono lahir di Nambah Dadi, Lampung pada tanggal 10 April 1965.  Lulusan S1 Fakultas Pertanian Universitas Lampung ini memiliki kepedulian yang tinggi di dalam bidang pertanian.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Anang aktif sebagai Ketua Umum Sertani ( Serikat Tani Indonesia ) pada dua periode yaitu periode  tahun 2006 – 2009 & tahun 2009 – 2012. Anang, yang dikenal sebagai Senator Caping Gunung, berhasil terpilih sebagai Senator di Provinsi Lampung periode tahun  2014 -2019 dengan mengantongi suara sebesar 54.6287 suara.

Total Suara : 546287

12 Oktober 2014

H. Ahmad Jajuli, S.IP., M.Si.

Lampung
H. Ahmad Jajuli, S.IP., M.Si.

Lampung

H. Ahmad Jajuli, S.IP., M.Si. lahir di Serang, tanggal 11 Mei 1968 merupakan incumbent yang berhasil terpilih kembali menjadi senator mewakili Provinsi Lampung dengan perolehan suara sebesar 338.596 suara.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Ahmad pernah menjabat sebagai Ketua Umum PKS Lampung periode  tahun 2006 – 2010 dan anggota DPRD Lampung periode tahun 2004 – 2009.

Total Suara : 338596

12 Oktober 2014

Dr. H. Andi Surya

Lampung
Dr. H. Andi Surya

Lampung

Dr. H. Andi Surya lahir di Banda Aceh, 11 Maret 1964. Dengan perolehan suara sebesar  295.910  suara, Andi Surya terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Lampung. Anak keempat dari tujuh bersaudara pasangan Syamsuri dan Siti Aminah, sejak dari sekolah sangat mencintai dunia pendidikan.

Minimnya sarana pendidikan di Lampung membuat Andi terpanggil untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan di Lampung. Hal inilah yang membuatnya mendirikan perguruan tinggi Mitra Lampung dan Global Surya School. Sebelum menjadi anggota DPD RI, Andi juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Hanura Lampung dan juga anggota DPRD Lampung.

Total Suara : 295910

12 Oktober 2014

Syarif, S.H.

Lampung
Syarif, S.H.

Lampung

Syarif, S.H. merupakan anggota DPD RI yang mewakili Provinsi Lampung berhasil memperoleh 270.882 suara. Dia lahir di Bumi Aji , tangggal  28 Maret 1980.  Kepeduliannya sangat besar terhadap Provinsi Lampung, terlihat dari perhatian yang besar terhadap pemekaran Kabupaten  Lamteng menjadi Kabupaten Seputih Timur dan Seputih Barat.

Total Suara : 270882

12 Oktober 2014

Anna Latuconsina

Maluku
Anna Latuconsina

Maluku

Anna Latuconsina lahir di Ambon, tanggal 15 Februari 1956. Anna terlahir dari keluarga yang aktif melayani kepentingan masyarakat. Ayahnya Drs.H. Rustam Hafiedz adalah seorang birokrat yang pernah bertugas di Maluku sejak tahun 1950 sampai 1977, yang kemudian pindah ke Kaltim sebagai Sekwilda Provinsi Kaltim. Ibunya Hj. Sien Ely juga seorang aktivis yang aktif pada eranya. Dunia politik bukanlah dunia asing bagi Anna, Suaminya, Ruswan Latuconsina adalah Ketua DPRD Provinsi Maluku selama tiga periode, sejak  tahun 1982 - 1997.

Sebelum bergabung dengan DPD RI pada tahun 2009, Anna merupakan anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 1997-1999. Setelah berhasil memperoleh suara sebesar 108.876 suara, Anna Latuconsina terpilih kembali sebagai senator wakil Provinsi Maluku tahun 2014 – 2019, setelah sebelumnya tahun 2009 – 2014  dia juga terpilih sebagai Senator wakil Provinsi Maluku.

Sejak usia belia Anna sudah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi di sekolah, setelah menikah aktivitasnya semakin banyak dan  terfokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan, kesehatan ibu dan anak, berikut merupakan riwayat organisasi yang aktif diikuti oleh Anna :
1. Ketua P2TPA (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) Provinsi Maluku;
2. Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen;
3. Ketua Village Development Fondation (VIDEF) Provinsi Maluku;
4. Pengurus DPP Partai GOLKAR Bidang Kerokhanian tahun 2009-2014;
5. Anggota Dewan Penasihat MKGR tahun 2009-2014;
6. Ketua DPP Pengajian Al Hidayah tahun 2010-2015;
7. Anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 1997-1999;
8. Ketua Pengajian Al Hidayah Povinsi Maluku tahun 1987-1992 dan tahun 1992-1997;
9. Area Representatif  National Travel Biro (NATRABU) Maluku tahun 1992-1999;
10. Ketua Pokja Pariwisata DPP Partai GOLKAR tahun 2004-2009,
11. Wakil Ketua Kesatuan Perempuan Partai GOLKAR (KPPG) tahun 2004-2009;
12. Sekretaris Jenderal DPP Pengajian Al Hidayah tahun 1997-2000, 2000-2005, dan tahun 2005-2010.

Total Suara : 108876

08 Oktober 2014

Dr. Nono Sampono, M.Si.

Maluku
Dr. Nono Sampono, M.Si.

Maluku

Dr. Nono Sampono, M.Si. lahir di Bangkalan, Madura pada tanggal 1 Maret 1953 merupakan seorang tokoh militer Indonesia dan juga mantan Kepala Basarnas Indonesia.

Pada tahun 1972, Nono bergabung dengan Akademi Angkatan Laut. Seiring dengan berjalannya waktu, karir Nono dalam dunia militer terus menanjak, sejumlah posisi strategis sempat dia jabat, seperti ketika dia dianugerahi pangkat Jenderal bintang tiga TNI Angkatan Laut.

Selain menjadi jenderal berbintang tiga, Nono dipercaya untuk memegang sejumlah jabatan penting lainnya seperti Komandan Paspampres, Gubernur AAL dan Komandan Jenderal Akademi TNI. Nono juga pernah menjadi anggota pasukan Danpaspampres di era kepemimpinan presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Tahun 2010, Nono dilantik oleh Menteri Perhubungan sebagai Kepala Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) menggantikan pejabat sebelumnya Wardjoko. Nono terpilih menjadi anggota DPD RI mewakili Provinsi Bengkulu periode tahun 2014 -2019  setelah berhasil mendapatkan 65.189 suara.

Total Suara : 65189

08 Oktober 2014

Prof. Dr. John Pieris, S.H., M.S.

Maluku
Prof. Dr. John Pieris, S.H., M.S.

Maluku

Prof. Dr. John Pieris, S.H., M.S. merupakan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Kristen Indonesia (UKI). John Pieris berhasil terpilih sebagai Senator mewakili Provinsi Maluku selama dua periode, yaitu periode tahun 2009 - 2014 dan periode tahun 2014 -2019 dengan mendapatkan 63.016 suara.

Total Suara : 63016

08 Oktober 2014

Novita Anakotta, S.H., M.H.

Maluku
Novita Anakotta, S.H., M.H.

Maluku

Novita Anakotta, S.H., M.H. lahir di Ambon, tanggal 21 November 1974. Novita merupakan Senator wakil Provinsi Maluku Utara periode tahun 2014-2019 setelah berhasil mendapatkan suara sebesar 62.501 suara.

Pendidikan S1 Novita ditempuhnya di Fakultas Hukum Universitas Pattimura dan pendidikan S2 ditempuhnya di Universitas Jayabaya.

Total Suara : 62501

08 Oktober 2014

Hj.Suriati Armaiyn

Maluku Utara
Hj.Suriati Armaiyn

Maluku Utara

Hj. Suriati Armaiyn lahir di Ternate, tanggal 26 Juni 1951 merupakan Senator wakil Provinsi Maluku Utara periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 40.657 suara.

Beberapa organisasi yang diikuti suriati yaitu:
1. TP PKK Kota Administratif Ternate tahun 1982-1991;
2. DW Pemwilda Sekretariat Pemda Kabupaten Maluku Utara tahun 1992-1996;
3. TP PKK Provinsi Maluku Utara tahun 2002 sampai sekarang;
4. Majelis Zikir Al-Hikmah Provinsi Maluku Utara;
5. Dekranasda Provinsi Maluku Utara tahun 2002 sampai sekarang;
6. DWP Provinsi Maluku Utara sampai sekarang;
7. WIA Provinsi Maluku Utara tahun 2002 sampai sekarang;
8. Bunda PAUD Provinsi Maluku Utara tahun 2012 sampai sekarang;
9. BKMT Provinsi Maluku Utara.

Penghargaan yang berhasil diperoleh Suriati yaitu Karya Bakti Husada tahun 2006 dan Manggala Karya Kencana tahun 2011.

Total Suara : 40657

08 Oktober 2014

Drs. H. Abdurachman Lahabato

Maluku Utara
Drs. H. Abdurachman Lahabato

Maluku Utara

Drs. H. Abdurachman Lahabato lahir di Tidore, tanggal 21 Mei 1967 merupakan lulusan S1 IAIN Ujung Pandang. Drs. H.Abdurachman Lahabato merupakan anggota DPD RI mewakili Provinsi Maluku Utara periode tahun 2009-2014.

Pada pemilu tahun 2014, Drs. H. Abdurachman Lahabato memperoleh 54.065 suara dan berada diurutan no. 5, namun Abdurachman Lahabato kembali terpilih sebagai Senator DPD RI mewakili Provinsi Maluku Utara  periode  tahun 2014 - 2019  menggantikan Drs. H. Mudaffar  Sjah, M.Si yang meninggal pada tanggal 19 Februari 2015.

Total Suara : 54065

08 Januari 2013

Basri Salama, S.Pd.

Maluku Utara
Basri Salama, S.Pd.

Maluku Utara

Basri Salama, S.Pd. lahir di Tidore, tanggal 08 Agustus 1957 merupakan Senator wakil Provinsi Maluku Utara. Lulusan Universitas Khairun Ternate ini berhasil lolos menjadi Senator DPD RI setelah memperoleh suara sebesar 46.328 suara.

Riwayat organisasi Basri Salama yaitu: Sekretariat Komisariat HMI KNPI Universitas Khairun Ternate tahun 1997, Sekretaris Senat Mahasiswa FKIP Universitas Khairun Ternate tahun 1998, Wakil Ketua KNPI Maluku Utara tahun 2004-2006, Wakil Ketua KNPI Maluku Utara tahun 2006-2007, Sekretaris Partai Bintang Reformasi tahun 2009-2010.

Total Suara : 46328

08 Oktober 2014

Matheus Stefi Pasimanjeku, S.H.

Maluku Utara
Matheus Stefi Pasimanjeku, S.H.

Maluku Utara

Matheus Stefi Pasimanjeku, S.H. lahir di AMBON, tanggal 12 September 1971. Matheus merupakan anggota DPD RI wakil Provinsi Ambon selama dua periode yaitu periode tahun 2009 - 2014 dan periode tahun 2014 - 2019 dengan mendapatkan 82.582 suara.

Total Suara : 82582

08 Oktober 2014

Baiq Diyah Ratu Ganefi, S.H.

Nusa Tenggara Barat
Baiq Diyah Ratu Ganefi, S.H.

Nusa Tenggara Barat

Total Suara : 187695

Baiq Diyah Ratu Ganefi, S.H. merupakan  incumbent yang kembali terpilih sebagai anggota DPD RI perwakilan Provinsi NTB periode tahun 2009-2014 setelah berhasil mendapatkan 187.695 suara. Diyah lahir di Mataram,  tanggal 20 Oktober 1963.

Selain sebagai pengusaha dan politisi, Diyah juga dikenal sebagai pribadi yang aktif berorganisasi, berikut merupakan pengalaman organisasinya :
1. Ketua BPD Asephi NTB;
2. Ketua PengProp PRSI;
3. Ketua Bidang Pengembangan Usaha Dekopinwil NTB;
4. Mantan Ketua Panwas Pilkada Kota Mataram tahun 2005;
5. Mantan Ketua Kadin Bidang Pengembangan Usaha;
6. Sekretaris Dekranasda NTB;
7. Sekretaris Parfi NTB;
8. Sekretaris DPD IWAPI NTB;
9. Ketua BPC Hipmi Lombok Barat;
10. Direktur Sekolah Kepribadian Baiq Ayu Mataram;
11. Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

17 Oktober 2014

Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy

Nusa Tenggara Barat
Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy

Nusa Tenggara Barat

Total Suara : 172975

Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy lahir di Lombok Tengah, 03 Juli 1954 telah banyak menghabiskan waktunya untuk mengabdi pada masyarakat di Tanah Kelahirannya, Nusa Tenggara Barat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementrian Agama sejak tahun 1982 hingga pensiun tahun 2012 dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Sudah berbagai jabatan telah diamanahi kepadanya diantaranya Staf Urusan Umum Kandep. Agama Kab Lombok Tengah (1982), Staf Penais Kandep. Agama Kab Lombok Tengah (1893), Kasubdin Lembaga Dakwah Kab Lombok Tengah (1984), Kasi URAIS Kandep. Agama Kab Lombok Tengah (1987), Kasi Penais Kandep. Agama Kab Lombok Tengah (1990), Kasi Penyuluhan Bidang Penais Kanwil Departemen Agama Prov. NTB (1994), Kabid Urusan Haji Kanwil Departemen Agama Prov. NTB (1996), Kabag Sekretariat Kanwil Departemen Agama Prov. NTB (1998), Kepala Kandep Agama Lombok Tengah (2003), Kabag TU Kanwil Kementrian Agama Prov. NTB (2004), Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Prov. NTB (2006), Staf Khusus Sekjen Kementrian Agama Republik Indonesia (2012) dan jabatan saat ini sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Nusa Tenggara Barat dan diamanahkan sebagai Wakil Ketua Badan Kehormatan DPD RI.

Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy sejak sekolah telah aktif berorganisasi  di Ikatan Pelajar Nahdatul Wathan. Kemudian melanjutkan dunia aktivisnya saat mengenyam pendidikan tinggi di IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta di Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Yogyakarta dan pernah menjabat sebagai ketua departemen kader selama 2 periode (1977-1980).  Masih banyak sederet pengalaman yang diamanahkan kepadanya dalam berorganisasi diantaranya Wakil Ketua AMPI Kab. Lombok Tengah (1982-1986), Ketua KNPI Lombok Tengah (1992), Wakil Sekretaris Bapekda Golkar Kab. Lombok Tengah (1992), Sekretaris Umum Forum Kerja Sama Pondok Pesantren Prov. NTB (1996-Sekarang), Sekretaris Umum IPHI Prov. NTB (2010-2012),  Ketua III PB NW (2010-Sekarang), Sekretaris Penggalangan Dana Islamic Center Prov. NTB (2010-Sekarang), Ketua Umum Pengurus Masjid At-Taqwa Mataram (2010-2015), Ketua Umum Ikatan Alumni Muallimin NW Pancor (2010-Sekarang),  Wakil Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muhajirin Praya (2009-Sekarang) dan Wakil Ketua Dewan Penasehat FKUB Prov. NTB (2007-2012).

17 Oktober 2014

Prof. Dr. Farouk Muhammad

Nusa Tenggara Barat
Prof. Dr. Farouk Muhammad

Nusa Tenggara Barat

Total Suara : 152306

Prof. DR. Farouk Muhammad merupakan Guru Besar bidang Kriminologi dan Sistem Peradilan Pidana yang lahir di Bima, NTB 17 Oktober 1949. Pendidikan bagi Farouk adalah hal yang utama sebagai pegangan dan bekal dirinya di kemudian hari.

Berikut merupakan riwayat pendidikan yang telah diemban oleh Farouk :
1. Akabri bagian Kepolisian, Magelang tahun 1969-1972;
2. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta tahun 1979-1981;
3. Institut Bisnis dan Manajemen  Jayakarta, Jakarta  tahun 1991 – 1993;
4. Fakultas Hukum Universitas Pancasila tahun 1992 – 1996;
5. Oklahoma City University, Oklahoma AS  tahun 1993-1994;
6. Florida State University, Tallahasee, AS tahun 1994-1998.

Sebelum menjadi anggota DPD RI, Farouk Muhammad terlebih dahulu memiliki karier yang cemerlang di instansi POLRI, berikut merupakan beberapa jabatan yang pernah didudukinya:
1. Perwira Staf (Asisten Dosen Kriminologi);
2. PTIK tahun 1990-1993;
3. Kapolres Cianjur tahun 1989-1990;
4. Kapolres Cilegon tahun 1986-1989;
5. Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Ortala) Dephankam tahun 1999-2000;
6. Kapolda NTB tahun 2001;
7. Kapolda Maluku tahun 2001-2002;
8. Guru Besar PTIK (sampai sekarang).

Selain memiliki karier yang cemerlang, Farouk pun mendapatkan berbagai penghargaan sebagai berikut : Satya Lencana “ Kesetiaan 24 tahun “, Satya Lencana “ Ksatria Tamtama “, Satya Lencana “ Karya Bhakti “, Satya Lencana “ Dwija Sistha “, Bintang Bhayangkara “ Naranya “, Bintang Bhayangkara “ Pratama “.

Farouk berhasil terpilih kembali untuk menjadi anggota DPD RI periode tahun 2014 – 2019, pada periode ini dengan perolehan suara sebesar 152.306, selain menjadi senator mewakili Provinsi NTB, Farouk pun dipercaya untuk menjadi Wakil Ketua DPD RI periode  tahun 2014 – 2019.

12 Oktober 2014

Hj. Robiatul Adawiyah, S.E.

Nusa Tenggara Barat
Hj. Robiatul Adawiyah, S.E.

Nusa Tenggara Barat

Total Suara : 129878

Hj. Robiatul Adawiyah, S.E. merupakan Senator wakil Provinsi NTB periode 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 129.878 suara.

Ayahnya, KH.Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i adalah pengasuh Yayasan Perguruan Islam Assyafii'yah di Jakarta Selatan.

Untuk mendukung perannya sebagai Senator Provinsi NTB, Hj.Robiatul Adawiyah ini mendirikan Rumah Aspirasi yang merupakan media penyampaian keinginan dan harapan masyarakat Bima. Dengan adanya rumah aspirasi ini, Hj.Robiatul Adawiyah,S.E berharap rantai komunikasi antar masyarakat dengan para wakilnya, baik yang duduk di DPD maupun DPRD dapat lebih efisien.

 

17 Oktober 2014

Syafrudin Atasoge

Nusa Tenggara Timur
Syafrudin Atasoge

Nusa Tenggara Timur

Total Suara : 103876

Syafrudin Atasoge merupakan Senator wakil Provinsi NTT periode tahun 2014-2019 berhasil memperoleh suara sebesar 103.876 suara. Lulusan S1 Universitas Nusa Cendana lahir di Waiwerang, tanggal 27 Mei 1983

Riwayat organisasi Syafrudin Atasoge yaitu:
1. Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Undana tahun 2003;
2. Pengurus Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Undana tahun 2004;
3. Wakil Sekretaris Umum Bidang Kekaryaan HMI Komisariat KIPMA Undana periode tahun 2002-2003;
4. Sekretaris Umum HMI Komisariat KIPMA Undana periode tahun 2003-2004;
5. Ketua Umum HMI Komisariat KIPMA Undana periode tahun 2004-2005;
6. Wakil Sekretaris Umum Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Kupang periode tahun 2005-2006;
7. Sekretaris Umum Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Wilayah NTT periode tahun 2008-2011;
8. Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan LASQI NTT;
9. Departemen Sosial Budaya PB HMI periode tahun 2008-2010;
10. Ketua Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP) PB HMI periode tahun 2010-2012;
11. Ketua Umum Pimpinan Pusat Komunitas Seni Budaya Nusasia tahun 2012-2016.

Selain sebagai Politikus, Syafrudin Atasoge juga dikenal sebagai seorang penyanyi yang pernah memenangi berbagai penghargaan diantaranya Juara I Tarung Dangdut MNC TV tahun 2012, Juara I Sing To Win SCTV tahun 2012 dan Juara III Lomba Lagu Tembang Kenangan anjungan DKI Jakarta TMII tahun 2012, dll.

 

17 Oktober 2014

Adrianus Garu, S.E., M.Si.

Nusa Tenggara Timur
Adrianus Garu, S.E., M.Si.

Nusa Tenggara Timur

Total Suara : 140502

Adrianus Garu, S.E., M.Si lahir di Lenteng, tanggal 08 Mei 1974 merupakan Senator DPD RI perwakilan Provinsi NTT periode tahun 2014-2019 dengan perolehan suara sebesar 140.502 suara.

Adrianus merupakan Lulusan Pasca Sarjana Universitas Wijaya Putra Surabaya, aktif di berbagai organisasi dengan berbagai jabatan seperti Ketua GABPEKNAS Kabupaten Manggarai Barat tahun 2003-2008, Ketua Mandat KADIN Kabupaten Ngada tahun 2001-2002, Sekretaris GABPEKNAS (Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional), Anggota Pemuda Pancasila Kodya Surakarta, Jawa Tengah tahun 1992.

Sebelum menjadi Senator Provinsi NTT, Adrianus Garu merupakan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai periode tahun 2009-2014.

17 Oktober 2014

Ir. Abraham Liyanto

Nusa Tenggara Timur
Ir. Abraham Liyanto

Nusa Tenggara Timur

Total Suara : 177119

Ir. Abraham Liyanto lahir di Kupang, tanggal 24 Oktober 1956. Abraham merupakan anggota DPD RI perwakilan Nusa Tenggara Timur yang telah dua periode menjadi anggota DPD RI, yaitu pada periode tahun 2009 – 2014 dan tahun 2014 – 2019, setelah berhasil mengumpulkan 177.119 suara.

Abraham Liyanto memiliki pengalaman organisasi yang beragam, diantaranya yaitu :
1. Ketua umum Kadin NTT;
2. Ketua Kosgoro NTT;
3. Anggota Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Bali-Nusra tahun 2011 – 2015;
4. Wakil Ketua Golkar NTT;
5. Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) NTT;
6. Pembina Yayasan TLM;
7. Anggota Majelis Sinode GMIT;
8. Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTT;
9. Anggota Dewan Riset Daerah;
10. Dll.

17 Oktober 2014

Drs. Ibrahim Agustinus Medah

Nusa Tenggara Timur
Drs. Ibrahim Agustinus Medah

Nusa Tenggara Timur

Total Suara : 382122

Drs. Ibrahim Agustinus Medah lahir di Bilba – Rote Ndao, tanggal 08 Juni 1947, merupakan Senator DPD RI Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terpilih dengan perolehan suara sebesar 382.122 suara.

Sebelum terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ibrahim sempat menduduki berbagai posisi penting, sebagai berikut:
1. Wakil Camat Rote Barat Laut tahun 1972;
2. Camat Rote Barat Daya tahun 1973;
3. Ketua Golkar Rote Ndao tahun 1975;
4. Camat Lobalain tahun 1976;
5. Kasi Tata Pemerintahan Kabupaten Kupang tahun 1978;
6. Kepala Kantor Sospol Kabupaten Kupang tahun 1978;
7. Wakil Ketua Golkar Kabupaten Kupang tahun 1990;
8. Kepala BP-7 Kabupaten Kupang tahun 1991;
9. Ketua DPRD Kabupaten Kupang tahun 1992 – 1997;
10. Staf Ahli Gubernur NTT tahun 1997;
11. Kepala Biro Organisasi Kantor Gubernur NTT tahun 1998;
12. Sekretaris DPRD NTT tahun 1999;
13. Bupati Kupang tahun 1999 – 2004;
14. Bupati Kupang tahun  2004 – 2009;
15. Ketua Golkar Kabupaten Kupang tahun 2004;
16. Ketua DPD Golkar Propinsi NTT tahun 2004.

Selain memiliki pengalaman yang mumpuni dalam bidang pemerintahan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ibrahim juga memiliki kontribusi yang besar bagi kemajuan rakyat NTT, berikut merupakan tindakan nyata Ibrahim bagi rakyat NTT, yaitu:
1. Tahun 1972/1973 Mensosialisasikan Penanaman Padi Metoda Gogo Rancah yang kini menjadi andalan masyarakat Rote Ndao;
2. Tahun 2000 menggalakkan Penanaman Rumput Laut skala besar di wilayah Kabupaten Kupang dan Wilayah Rote Ndao yang kini menjadi andalan masyarakat Kabupaten Kupang dan Rote Ndao;
3. Tahun 2002, memulai kawin suntik dan kawin silang sapi skala besar di Kabupaten Kupang  yang kini terus dikembangkan;
4. Tahun 2005/2006, produksi padi di Kabupaten Kupang meningkat dari 4 ton/Ha menjadi + 10 ton/Ha;
5. Tahun 2000, mengaktifkan lahan-lahan tidur hingga sekarang;
6. Tahun 2002, menerapkan Pola Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dimana masyarakat dipercayakan untuk mengelola sendiri dana pembangunan di desa (hingga kini);
7. Tahun 2006, memproses pemekaran Sabu-Raijua menjadi calon Kabupaten;
8. Tahun 2007, membebaskan biaya pendidikan sampai tingkat SLTA dan membebaskan biaya kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

 

17 Oktober 2014

Edison Lambe

Papua
Edison Lambe

Papua

Total Suara : 206503

Edison Lambe merupakan putera Papua yang terpilih sebagai anggota DPD RI perwakilan Provinsi Papua dengan mendapatkan  206.503 suara. Edison Lambe merupakan seorang yang aktif berorganisasi di lingkungannya.

08 Oktober 2014

Yanes Murib, M.M.

Papua
Yanes Murib, M.M.

Papua

Total Suara : 259444

Yanes Murib, M.M. lahir di Paniai,  tanggal 9 September 1984. Yanes merupakan anggota DPD RI mewakili Provinsi Papua yang berhasil mendapatkan 259.444 suara. Sebelum menjadi anggota DPD RI, Lulusan S-2 Universitas Surapati Jakarta merupakan Ketua BPH-IPMAPUJA Jakarta, tahun 2006-2009 , Staf Ahli Anggota DPD RI, Jakarta tahun 2010-2012 dan  Asisten Anggota DPD RI, Jakarta tahun 2009-2010 .
08 Oktober 2014

Mesakh Mirin

Papua
Mesakh Mirin

Papua

Total Suara : 297604

Mesakh Mirin lahir di Korupun, 09 Februari 1982. Mesakh terpilih sebagai anggota DPD  RI mewakili Provinsi Papua setelah memperoleh suara sebesar 297.604.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Mesakh aktif dalam berbagai organisasi sebagai berikut:
1. Ketua Forum Masyarakat Yahukimo tahun  2001-2011;
2. Ketua Forleknas Yahukimo tahun 2009 -2012;
3. Wakil Ketua Barisan Merah Putih tahun 2012-2014;
4. Sekretaris Wahana Visi Indonesia tahun 2010-2012;
5. Sekretaris Wahana Visi Indonesia Perjuangan Membertahankan NKRI;
6. Wakil Sekum Trikom Mudah Papua tahun 2012;
7. Wakil Sekum Barisan Garuda Mudah tahun 2012;
8. Wakil  Ketua POKJA Parlemen Jalanan Untuk Republik Indonesia;
9. Wakil Ketua Dua Ikatan Nusantara Bersatu RI.

08 Oktober 2014

Pdt. Carles Simaremare, S.Th., M.Si.

Papua
Pdt. Carles Simaremare, S.Th., M.Si.

Papua

Total Suara : 394138

Pdt. Carles Simaremare, S. Th., M.Si. lahir di Tanjung Beringin, tanggal 10 Oktober 1974. Carles merupakan Senator DPD RI Provinsi Papua yang terpilih dengan perolehan suara sebesar 394.138  suara.

Pendidikan S1 Carles ditempuh pada STT Walter Post Sentani tahun 2001, pada tahun 2010, Carles melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Cendrawasih. Sebelum bergabung dengan DPD RI, Carles pernah menjabat sebagai anggota  DPRD Kota Jayapura periode tahun 2004 – 2009 dan  Anggota DPR Papua periode tahun 2009 – 20014

08 Oktober 2014

Mamberob Yosephus Rumakiek S.Si, M.Kesos.

Papua Barat
Mamberob Yosephus Rumakiek S.Si, M.Kesos.

Papua Barat

Total Suara : 39401

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ini masuk menjadi jajaran anggota DPD (PAW), menggantikan Abdullah Manaray, yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur, berpasangan dengan calon Gubernur Irene Manibuy di Pilkada Papua Barat 2017. Sedangkan saat Pileg 2014 lalu, Mambe menduduki urutan kelima, dengan jumlah 39.401 suara di dapil Papua Barat.

30 Januari 2017

Jacob Esau Komigi, S.H., M.M.

Papua Barat
Jacob Esau Komigi, S.H., M.M.

Papua Barat

Total Suara : 83619

Jacob Esau Komigi, S.H., M.M. lahir di Sorong, tanggal 04 Januari 1968 merupakan Senator wakil Provinsi Papua Barat dengan perolehan suara sebesar 83.619 suara,

Sebelum bergabung dengan DPD RI Jacob bekerja di BNI sebagai Pemimpin Kantor Layanan BNI cabang Sorong.

Beberapa organisasi yang pernah diikutinya yaitu:
1. Ketua PAM GKI Klasis sorong tahun 1997-2000;
2. Ketua Ikatan Mahasiswa sorong Sulawesi Utara tahun 2003-2005;
3. Ketua Bidang Olahraga dan Pemuda Partai Golkar Kota Sorong tahun 2000-2005;
4. Wakil Sekretaris Partai Golkar Kota Sorong tahun 2004-2009;
5. Wakil Ketua Bidang Hukum DPD KNPI Kabupaten Sorong tahun 2007-2010;
6. Ketua Delegasi dari Provinsi Papua Barat dalam rangka Pertukaran Pemuda Indonesia tahun 2009 di Landak, Kalimantan Barat;
7. Anggota Tim Seleksi MRP-Papua Barat, untuk Korwil Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat tahun 2002;
8. Ketua Caretaker DPD KNPI Kabupaten Sorong tahun 2012-2013.

08 Oktober 2014

Mervin Sadipun Komber

Papua Barat
Mervin Sadipun Komber

Papua Barat

Total Suara : 74021

Mervin Sadipun Komber yang dikenal dengan julukan Sang Cenderawasih, lahir di Fakfak, Papua Barat tanggal 20 Juni 1980 merupakan Anggota DPD RI yang mewakili Provinsi Papua Barat  selama dua periode yaitu tahun 2009 - 2014 dan tahun 2014 - 2019 dengan perolehan suara sebesar 74.021. Mervin merupakan inisiator kampanye anti korupsi di Tanah Papua untuk siswa siswi dengan mengkampanyekan Kantin Kejujuran, selain itu dia juga menulis buku Senator dari Tanah Papua dan menulis kajian  Membangun Tanah Papua dengan Adat.

08 Oktober 2014